Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Umumkan Tarif 15% untuk Impor dari Korea Selatan

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 09:19 WIB | Oleh:
Trump Umumkan Tarif 15% untuk Impor dari Korea Selatan Doc: Yonhap
Ket. Presiden Lee Jae Myung berbicara dalam pertemuan gugus tugas peninjauan ekonomi darurat di kantor kepresidenan di Seoul pada 30 Juli 2025.

WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan AS akan mengenakan tarif sebesar 15% pada impor dari Korea Selatan, dalam "kesepakatan perdagangan penuh dan lengkap". Lebih rendah dari sebelumnya sebesar 25 persen.

Trump mengumumkan kesepakatan dengan Korea Selatan dalam sebuah postingan di media sosial, tak lama setelah Menteri Keuangan Korea Selatan Koo Yun-cheol bertemu dengannya dalam upaya menyelesaikan kesepakatan sebelum 1 Agustus 2025, ketika tarif menyeluruh yang tinggi akan mulai berlaku kecuali jika kesepakatan tercapai.

Berdasarkan kesepakatan itu, otomotif Korea Selatan akan dikenakan tarif sebesar 15 persen, lebih rendah dari pungutan saat ini sebesar 25 persen yang diberlakukan pemerintahan Trump pada bulan April, menurut Menteri Perdagangan Howard Lutnick.

"Kami telah menyepakati Tarif untuk Korea Selatan sebesar 15%. Amerika tidak akan dikenakan Tarif," tulis Trump di Truth Social.

Berdasarkan apa yang disebutnya sebagai kesepakatan perdagangan yang "penuh dan tuntas", Trump mengatakan Korea Selatan akan memberikan US$350 miliar kepada Amerika Serikat untuk investasi "yang dimiliki dan dikendalikan oleh Amerika Serikat, dan dipilih oleh saya sendiri."

Ia mengklaim Korea Selatan telah sepakat akan "sepenuhnya" terbuka untuk perdagangan dengan AS, dan akan menerima produk-produk Amerika, termasuk mobil, truk, dan barang-barang pertanian.

Kesepakatan itu juga mencakup persetujuan Korea Selatan untuk membeli gas alam cair AS senilai $100 miliar atau produk energi lainnya, dan menginvestasikan sejumlah besar uang untuk tujuan investasi Seoul, kata Trump.

"Jumlah ini akan diumumkan dalam dua minggu ke depan ketika Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, datang ke Gedung Putih untuk Pertemuan Bilateral," ujarnya.

Kemudian pada hari yang sama, Lutnick menulis di X, yang sebelumnya bernama Twitter, bahwa tarif otomotif untuk Korea Selatan akan ditetapkan sebesar 15 persen, sembari mencatat bahwa Korea tidak akan diperlakukan "lebih buruk daripada negara lain" dalam hal tarif yang direncanakan untuk semikonduktor dan produk farmasi.

Tarif baja, aluminium, dan tembaga tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Korea dan tetap "tidak berubah," katanya.

Menyinggung rencana investasi Korea Selatan senilai $350 miliar, Lutnick mengatakan 90 persen keuntungan akan diberikan kepada rakyat Amerika.

Selain itu, Lutnick mengatakan Trump dan Lee akan mengumumkan "investasi besar" yang akan dilakukan perusahaan Korea Selatan di Amerika ketika Lee mengunjungi Gedung Putih dalam beberapa minggu mendatang.

Kesepakatan itu mengakhiri negosiasi melelahkan selama berbulan-bulan antara kedua belah pihak, yang dimulai setelah Trump mengumumkan tarif timbal balik sebesar 25 persen pada Korea Selatan pada bulan April.

Bagi Seoul, fokus utama adalah mengamankan pengecualian atau keringanan tarif otomotif sebesar 25 persen, mengingat otomotif merupakan ekspor utama Korea Selatan ke AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

20 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.