Trump Umumkan Tarif 15% untuk Impor dari Korea Selatan
📅 Kamis, 31 Jul 2025, 09:19 WIB | Oleh: Lili LestariTahun lalu, pengiriman mobil Korea Selatan ke AS mencapai $34,7 miliar, atau 49,1 persen dari total ekspor mobil. Hyundai Motor Group dan GM Korea masing-masing mengekspor sekitar 970.000 dan 410.000 unit ke AS tahun lalu.
Pada minggu-minggu terakhir negosiasi, para negosiator utama Korea Selatan, termasuk Menteri Perindustrian Kim Jung-kwan dan Menteri Perdagangan Yeo Han-koo, berkumpul di AS untuk mempercepat negosiasi tarif di tengah kekhawatiran bahwa tarif tinggi, jika diterapkan, akan berdampak buruk pada ekonomi negara Asia yang bergantung pada ekspor.
Para pemimpin perusahaan, termasuk Ketua Samsung Electronics Co. Lee Jae-yong, Wakil Ketua Hanwha Group Kim Dong-kwan dan Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group Euisun Chung, juga mengunjungi Washington untuk mendukung upaya negosiasi yang sedang berlangsung, karena pemerintahan Trump menuntut investasi skala besar dari bisnis Korea.
Selama negosiasi, Korea Selatan telah mengajukan serangkaian proposal, termasuk inisiatif investasi berskala besar yang dijuluki "Make American Shipbuilding Great Again," karena pemerintahan Trump berupaya membangun kembali industri pembuatan kapal Amerika dalam menghadapi kapasitas pembuatan kapal Tiongkok yang luar biasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain Korea, pemerintahan Trump telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Inggris, Uni Eropa, Jepang, Vietnam, Indonesia, dan Filipina, yang tarif timbal baliknya ditetapkan masing-masing sebesar 10 persen, 15 persen, 15 persen, 20 persen, 19 persen, dan 19 persen.
Trump telah menggunakan tarif sebagai alat kebijakan favoritnya untuk meningkatkan pendapatan federal, mengurangi defisit perdagangan Amerika, dan memperkuat manufaktur dalam negeri, karena ia semakin memperkuat klaim bahwa AS telah "diperas" oleh kawan maupun lawan selama beberapa dekade.
Korea Selatan telah menjadi sasaran Trump karena Kantor Perwakilan Dagang AS memperkirakan defisit perdagangan barang tahun lalu dengan Korea sebesar $66 miliar. Demikian dilaporkan Yonhap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!