Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seribuan Petani Jalani Pendampingan Program Desa Devisa Kopi Kepulauan Meranti

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Seribuan Petani Jalani Pendampingan Program Desa Devisa Kopi Kepulauan Meranti Doc: antara foto
Ket. Kegiatan "Kick Off" dan Pendampingan Program Desa Devisa Kopi di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Meranti, Riau pada 30-31 Juli 2025.

RIAU - Sebanyak 1.040 petani kopi dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau mulai menjalani kegiatan "Kick Off" dan Pendampingan Program Desa Devisa Kopi di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, 30-31 Juli 2025.

Program ini digagas oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama Kementerian Keuangan sebagai bagian dari penguatan ekspor kopi unggulan daerah yakni Kopi Liberika Meranti yang dikenal memiliki cita rasa khas dan telah meraih pengakuan di pasar nasional dan internasional.

"Kopi Liberika Meranti bukan hanya komoditas, tapi warisan rasa dan identitas daerah. Hari ini, kita mengambil langkah besar untuk menjadikan kopi ini sebagai kekuatan ekonomi ekspor,” kata Staf Ahli Bupati Meranti Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Randolph WH di Selatpanjang, Kamis (31/7).

Randolph menekankan bahwa peresmian Desa Devisa ini tidak sekadar seremoni, melainkan tonggak penting menuju kemandirian ekonomi desa. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan LPEI menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Program Desa Devisa adalah inisiatif strategis untuk memperkuat kapasitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), memperluas akses pasar ekspor, dan mendorong pembiayaan berkelanjutan bagi produk lokal,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Meranti juga akan terus mendukung pengembangan sektor perkebunan dan hilirisasi produk lokal agar mampu bersaing di pasar global.

“Semoga kegiatan ini dapat mengajak masyarakat Desa Kedabu Rapat untuk terus menjaga kualitas kopi liberika dan melestarikan budidayanya, demi meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat kelembagaan, kemitraan dan keberlanjutan ekonomi,” tegas Randolph.

Sementara itu, Kepala Departemen Jasa konsultasi Indonesia Eximbank, Nilla Meiditha, mewakili LPEI melaporkan bahwa pendampingan di Program Desa Devisa ini mencakup pelatihan manajemen usaha, prosedur ekspor, administrasi, manajemen koperasi, hingga pengembangan akses pasar dan fasilitasi pembiayaan.

"Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah kopi liberika, tetapi juga memperkuat kelembagaan petani dan mendorong lahirnya pelaku ekspor baru dari desa," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.