Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Anung: Bansos Tak Dicabut Meski Penerima Terlibat Judi Online, Akan Ada Pembinaan

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Anung: Bansos Tak Dicabut Meski Penerima Terlibat Judi Online, Akan Ada Pembinaan Doc: Istimewa

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi temuan yang menyebut belasan ribu penerima bantuan sosial (bansos) di ibu kota diduga terlibat dalam aktivitas judi online (judol). Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi tidak serta-merta mencabut bantuan tersebut, melainkan akan mengambil pendekatan pembinaan.

"Ya tentunya kita nggak akan narik bansosnya, tapi akan lakukan pembinaan," kata Pramono, menekankan pentingnya mempertahankan bantuan sosial demi menjaga daya tahan ekonomi masyarakat rentan.

Meskipun demikian, Pramono tak menampik bahwa temuan tersebut menjadi catatan penting dalam penyaluran bansos ke depan. Ia juga mengimbau agar para penerima bantuan tidak terlibat dalam praktik perjudian daring.
"Kita akan sampaikan ke mereka untuk tidak bermain judol. Karena nggak ada orang menang dengan judol-lah," ujarnya tegas.

Menurut Pramono, saat ini bantuan sosial dari Pemprov Jakarta mencakup berbagai kelompok masyarakat seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Pemerintah daerah, lanjutnya, tetap berkomitmen terhadap program perlindungan sosial yang inklusif dan menyeluruh.

"Kemarin kita juga membagi bansos yang dari pemerintah Jakarta sendiri untuk lansia, anak, dan juga difabel. Yang seperti Jakarta ini nggak ada di tempat lain," jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI telah menyusun sejumlah langkah antisipasi apabila ditemukan penerima bansos yang menyalahgunakan bantuan untuk bermain judi online. Salah satu opsi yang sempat dipertimbangkan adalah mencabut bantuan dari warga terkait dan mengalihkannya kepada pihak yang lebih membutuhkan.

"Bantuan sosial ditujukan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Jika ditemukan adanya keterlibatan dalam praktik judi online, maka bantuan akan dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan," ujar Pramono saat menghadiri kegiatan di eks Taman Anggrek, kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7).

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menekankan bahwa Pemprov DKI akan terus mengevaluasi penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran. Ia menargetkan agar dana bantuan tidak disalahgunakan dan benar-benar digunakan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

"Kami ingin memastikan dana bantuan dimanfaatkan sebagaimana mestinya, untuk memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan ketahanan sosial ekonomi masyarakat," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.