Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan PAD, Pemerintah Natuna Lakukan Penataan Kawasan Pantai Piwang

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan PAD, Pemerintah Natuna Lakukan Penataan Kawasan Pantai Piwang Doc: Antara Foto
Ket. Pantai Piwang di Kecamatan Bunguran Timur yang akan ditata oleh Pemkab Natuna.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, melakukan penataan kawasan Pantai Piwang di Kecamatan Bunguran Timur sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Bupati Natuna, Jarmin, di Natuna, Rabu, mengatakan penataan difokuskan pada area tempat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berjualan.

Di depan area tersebut atau laut akan ditimbun, kemudian dibangun taman terbuka hijau, fasilitas parkir, fasilitas kuliner serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

"Detail Engineering Design (DED) penataan kawasan Pantai Piwang telah dilelang, menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Natuna sebesar Rp600 juta," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Natuna, Suryanto, mengatakan saat ini terdapat sekitar 30 pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut. Namun, selama ini lahan yang digunakan tidak kelola oleh Pemkab, melainkan oleh oknum yang tidak memiliki izin resmi.

“Pantai Piwang merupakan aset milik Pemkab. Namun, ternyata ada pengelolanya dan melakukan pungutan," ucap dia.

Tindakan tersebut tersebut, lanjut dia, berpotensi menjadi pungli karena pungutan tanpa dasar hukum. Untuk itu, Pemkab Natuna mengambil langkah tegas untuk menata ulang sekaligus menertibkan kawasan tersebut dari praktik pungutan liar.

Penataan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi kawasan sesuai dengan peruntukannya dan memaksimalkan potensi PAD.

“Potensi PAD dari kawasan ini besar, bisa mencapai setengah miliar per tahun jika dikelola secara profesional,” ucap dia.

Suryanto menegaskan selain Pantai Piwang, Pemkab Natuna akan mulai mengoptimalkan pengelolaan aset-aset daerah lainnya yang memiliki potensi serupa.

BPKAD Natuna mencatat PAD terbesar di Natuna bersumber dari pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB).

"Untuk Peraturan Daerah terkait tarif penggunaan aset sudah ada, namun tarifnya akan kita sesuaikan lagi agar tidak memberatkan pihak-pihak yang berminat untuk memanfaatkannya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.