Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Kendari Latih Pelajar Cara Kerja Evakuasi Tim SAR

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 13:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Kendari Latih Pelajar Cara Kerja Evakuasi Tim SAR Doc: ANTARA
Ket. Tim Basarnas Kendari saat mengajarkan para pelajar menggunakan perahu karet dengan safety di Kendari, Sulawesi Tenggara (30/7/2025).

KENDARI – Basarnas Kendari memberikan pelatihan evakuasi SAR pemula kepada para pelajar Yayasan Al-Syeikh Haitsam Jamil Sarhan di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Koordinator Tim Basarnas Kendari Erni Kadir saat ditemui di Kendari, Rabu (30/7), mengatakan dalam kegiatan SAR Goes to School tersebut pihaknya mengenalkan kepada para pelajar teknik-teknik memberikan pertolongan pertama hingga cara evakuasi mandiri saat terjadi bencana, seperti gempa bumi, yang mungkin bisa saja terjadi saat mereka sedang berada di sekolah ataupun di rumah.

"Kami berikan pengetahuan bagaimana bila terjadi gempa di sekolah atau di rumah, apa-apa saja yang bisa mereka lakukan, setidaknya ada sedikit cermin untuk mengevakuasi diri mereka sendiri," kata Erni Kadir.

Dalam kesempatan itu, lanjutnya, para pelajar diberikan pemahaman terkait dengan tugas-tugas dari Basarnas Kendari, agar mereka bisa mengenal instansi Basarnas sejak dini dan bisa menginformasikan kepada masyarakat apabila terjadi bencana.

Selain itu pihaknya menunjukkan langsung kepada para pelajar alat-alat pertolongan yang digunakan oleh tim SAR dalam memberikan pertolongan kepada para korban kecelakaan di laut hingga pencarian orang di darat.

"Kami mengenalkan alat-alat evakuasi di gudang Basarnas, mulai pengenalan alat, alat pertolongan darat dan laut, kita sampaikan ke mereka, termasuk kostumnya, perbedaan saat di air dan di darat bagaimana digunakan," ujarnya.

Erni Kadir mengungkapkan para pelajar tersebut juga diajak bersama-sama menggunakan perahu karet milik Basarnas Kendari dengan safety, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

"Menggunakan helm, life jacket, mereka diajar pegang dayung. kita informasikan masalah APD kepada mereka, pada saat di air kita harus bagaimana safety. Kami juga mengajak pelajar itu untuk ikut merasakan rasanya menggantung di flyng fox," ungkap Erni Kadir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.