Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Ingatkan Warga Jatim Agar Bijak Gunakan Bansos: Jangan untuk Judol!

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 09:32 WIB | Oleh:
Khofifah Ingatkan Warga Jatim Agar Bijak Gunakan Bansos: Jangan untuk Judol! Doc: Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bansos untuk Warga Gresik.

SURABAYA - Saat menyalurkan bantuan sosial senilai Rp5,8 miliar di Pendopo Alun-Alun Kabupaten Gresik, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengingatkan warga setempat agar bijak memanfaatkan bansos.

"Kami berharap bantuan sosial sampai kepada penerima dan tepat sasaran, termasuk di dalamnya adalah tepat penggunaannya dan aman dari penyalahgunaan," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan diterima di Surabaya, Selasa (29/7).

Tak hanya itu Khofifah juga mengingatkan kepada masyarakat supaya berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan bansos yang diterima.

Ia menekankan pentingnya sikap bijaksana di tengah perkembangan teknologi digital saat ini, termasuk iming-iming judi online (judol).

"Mohon dijaga bantuan sosial ini, jangan sampai dipakai judi online. Jangan sampai kepikiran, apalagi dipraktekkan," ucap Khofifah.

Adapun rincian bansos yang dibagikan dalam program ke-23 “Sapa Bansos Gubernur Khofifah” tersebut antara lain dari Dinas Sosial Jatim sebesar Rp5,1 miliar.

Rinciannya PKH (Program Keluarga Harapan) Plus Rp3.046.000.000 untuk 1.523 keluarga, ASPD Rp471.600.000 untuk 131 jiwa, Bansos KIP PPKS Jawara Rp18.000.000 untuk 6 jiwa, KIP KPM Jawara Rp210.000.000 untuk 70 jiwa, dan KIP Putri Jawara Rp300.000.000 untuk 100 jiwa.

Selain itu bantuan juga diserahkan berupa 33 alat bantu mobilitas senilai Rp173.690.000 dan Bantuan Operasional serta Tali Asih senilai Rp617.400.000 untuk 162 pilar sosial.

Pemprov Jatim juga menyalurkan bansos dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa senilai Rp970.000.000. Meliputi bantuan BUMDes dan Desa Berdaya masing-masing Rp400.000.000 untuk empat desa, serta Jatim Puspa Rp170.000.000 untuk satu desa.

Bansos disebut terbukti menurunkan kemiskinan. Berdasarkan data BPS Maret 2025, angka kemiskinan di Jatim turun menjadi 9,50 persen atau setara 17.940 orang dibanding Maret 2024.

"Alhamdulillah angka kemiskinan di Jawa Timur terus turun. Per Maret 2025 turun menjadi 9,50 persen," ucap Khofifah.

Kepada para penerima bansos, terutama pilar sosial Jatim, Khofifah berterima kasih atas dedikasi mereka dalam penanggulangan kemiskinan dan bencana.

"Inilah hasil kerja keras rekan-rekan kita yang selalu di lini terdepan dalam upaya penurunan kemiskinan. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh penerima," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.