Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank Jakarta Catatkan Kinerja Positif

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Bank Jakarta Catatkan Kinerja Positif Doc: Fakhrizal Fakhri

JAKARTA - Bank DKI, yang kini mengusung identitas baru sebagai Bank Jakarta, mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga akhir Triwulan II 2025.

Capaian ini tidak lepas dari strategi transformasi menyeluruh serta langkah ekspansi bisnis, termasuk penguatan sinergi regional.

Per Juni 2025, total aset Bank Jakarta mencapai Rp84,72 triliun, tumbuh 2,96 persen dibandingkan posisi Triwulan II 2024 yang sebesar Rp82,29 triliun. Pertumbuhan aset ini turut didorong oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat sebesar Rp67,69 triliun atau naik 3,84 persen (year on year/yoy).

Di tengah ketatnya persaingan penghimpunan DPK, CASA (Current Account Saving Account) Bank Jakarta justru tumbuh 8,03 persen yoy menjadi Rp25,37 triliun. Peningkatan ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang Bank Jakarta.

Di sisi penyaluran kredit, pertumbuhan pada triwulan ini didorong oleh sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang meningkat 43,70 persen yoy menjadi Rp2,31 triliun, serta Kredit Konsumer yang naik 2,92 persen yoy menjadi Rp23,50 triliun.

Bank Jakarta secara konsisten memperluas jangkauan kredit UKM melalui edukasi keuangan di sentra-sentra UKM, kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, kerja sama penyaluran kredit multiguna bersama mitra fintech dan koperasi, hingga optimalisasi saluran digital untuk telemarketing.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menyampaikan kinerja positif ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk tumbuh secara sehat dan inklusif.

"Kami terus memperkuat fungsi intermediasi dengan memperluas akses pembiayaan produktif, khususnya kepada pelaku UMKM yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah," ujarnya, Selasa (29/7).

Sampai akhir Juni 2025, laba bersih Bank Jakarta tercatat sebesar Rp421,18 miliar, tumbuh 24,42 persen yoy dari sebelumnya Rp338,53 miliar. Laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 10,38 persen, dari Rp1,34 triliun pada Juni 2024 menjadi Rp1,47 triliun pada Juni 2025.

Selain itu, berbagai program efisiensi berhasil menurunkan rasio BOPO menjadi 83,86 persen, dari sebelumnya 87,02 persen. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.