Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pasaman Barat Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 4,68 Persen di Tahun 2025

📅 Senin, 28 Jul 2025, 20:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasaman Barat Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 4,68 Persen di Tahun 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Salah satu inovasi di sektor perikanan dengan meluncurkan tekhnologi bioflok diharapkan bisa meningkatkan produksi ikan tawar dimana sektor perikanan salah satu sektor mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah itu sebesar 4,68 persen pada 2025.

"Kita akan berupaya mencapai target itu dengan berbagai cara yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi meskipun pertumbuhan ekonomi Pasaman Barat pada 2024 hanya 4,08 persen," kata Pelaksana tugas Kepala Bappelitbangda Pasaman Barat Ikhwanri di Simpang Empat, Senin.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi itu berpedoman terhadap struktur Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku (PDRB ADHB) sebesar 66,15 persen yang berasal dari tiga sektor yaitu pertana sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Kedua sektor perdagangan besar dan eceran serta ketiga sektor industri dan pengolahan.

"Mudah-mudahan tiga program ini bisa meningkatkan perekonomian nantinya," harap dia.

Selain itu juga telah menyiapkan program unggulan yang berkaitan dengan potensi lokal yang ada.

"Selain memaksimalkan anggaran daerah, juga anggaran provinsi dan pusat terus dikejar agar pembangunan dan pemberdayaan dapat dilakukan dengan baik," sebutnya.

Ia menyebutkan ada tiga program yang telah disiapkan yakni Gerakan Pengembangan Masyarakat (Gerbang Mapan).

Gerakan dilatarbelakangi bahwa hampir 41,62 persen dari total produksi perikanan tangkap provinsi Sumbar berasal dari produksi perikanan tangkap di laut Kabupaten Pasaman Barat.

Sehingga perlu ditingkatkan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir melalui pengolahan hasil laut dan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Selanjutnya perlu dikembangkan kawasan pantai sebagai pusat ekonomi kreatif dan wisata bahari berbasis kearifan lokal.

Kedua, program Generasi Muda Kreatif (Gen MK) dilatarbelakangi karena ekonomi kreatif menunjukkan kontribusi yang semakin menguat selama periode 2020 hingga 2024.

Rasio kewirausahaan terus meningkat mengindikasikan munculnya wirausaha- wirausaha baru dari kaum milenial dan gen Z.

"Begitu pula Pasaman Barat yang memiliki sejumlah event budaya dan atraksi tahunan yang potensial sebagai sumber pendapatan bagi pelaku usaha UMKM," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.