Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada, Virus Nipah Mematikan Menyebar di India, 675 Orang dalam Pengawasan

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 18:26 WIB | Oleh:

Akan tetapi, belum ada obat yang tersedia yang secara khusus menargetkan infeksi NiV.

Karena belum ada protokol pengobatan yang disetujui untuk virus Nividia (NIV), dan tingginya risiko kematian, dokter telah menggunakan antivirus berspektrum luas. Ribavirin adalah antivirus pilihan, karena telah terbukti efektif melawan infeksi virus Nividia pada manusia dalam beberapa kesempatan.

Selama wabah tahun 2023 di Kerala, pemberian antivirus Remdesivir secara dini menghasilkan peningkatan angka kematian kasus. Antibodi monoklonal (salinan antibodi yang dibuat di laboratorium) juga telah digunakan untuk mencegah manifestasi penyakit parah pada individu berisiko tinggi.


Bagaimana kita dapat menghindari virus zoonosis seperti virus Nipah?

Menurut Anish, NiV merupakan studi kasus model untuk pendekatan "satu kesehatan" dalam memerangi patogen yang sangat berbahaya. Pendekatan satu kesehatan ini mengakui fakta bahwa kesehatan manusia saling terkait dengan kesehatan hewan dan lingkungan.

“[Kesehatan satu] adalah kombinasi dari tiga hal – kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan,” kata Anish. “Semua ini harus ditangani untuk mengurangi risiko penularan zoonosis seperti Nipah.”

Sekitar 60 persen patogen manusia yang muncul bersifat zoonosis, ditularkan dari hewan ke manusia. Gangguan ekologi dan penyebaran populasi manusia ke habitat satwa liar merupakan penyebab utama munculnya virus zoonosis ini.

Perubahan iklim menjadi masalah lain yang berkembang, dengan meningkatnya suhu dikaitkan dengan pengaruhnya terhadap infeksi, jumlah virus, dan interaksi manusia-hewan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.