Tangerang Tabuh Genderang Perang Melawan Beras Oplosan
📅 Jumat, 25 Jul 2025, 12:02 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANGERANG – Kejahatan para pedagang beras yang didukung pemasok-pemasok kelas kakap memang harus dilibas. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Banten, menyatakan perang melawan praktik beras oplosan dengan melakukan pengambilan sampel beras di pasar-pasar untuk dilakukan uji laboratorium guna mencegah adanya peredaran beras oplosan. Pelakunya langsung ditindak.
"Jika ditemukan adanya indikasi beras oplosan, maka penegak hukum akan segera mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang terlibat," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun di Tangerang, Banten, Jumat.
Ia mengatakan pihaknya sudah membentuk tim pengawasan terpadu dan menggandeng aparat penegak hukum sesuai dengan instruksi Wali Kota Tangerang.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap maraknya laporan mengenai peredaran beras oplosan di sejumlah daerah yang dinilai merugikan masyarakat secara ekonomi dan juga membahayakan kesehatan.
Bahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan melalui sidak secara menyeluruh mulai dari gudang distributor hingga ke tingkat pedagang. "Kita sidak secara berkala terutama pasar tradisional yang ramai dikunjungi pembeli," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik atas pemberitaan yang tengah beredar di Indonesia. Sejauh ini, Pemkot Tangerang belum menerima laporan beras oplosan yang beredar di Kota Tangerang.
"Kita akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri beras oplosan dan pentingnya membeli beras dari sumber terpercaya," kata Muhdorun.
Wali Kota Tangerang Sachrudin telah menginstruksikan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok khususnya beras di pasar tradisional maupun toko ritel modern untuk mencegah adanya peredaran beras oplosan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga ketahanan dan keamanan pangan di Kota Tangerang dan selektif dalam memilih beras, dengan memastikan membeli dari sumber yang resmi dan terpercaya.
"Pilihlah beras dari agen pangan, distributor resmi, maupun toko-toko terpercaya. Pastikan kemasannya masih tersegel dengan baik, mencantumkan informasi produsen, tanggal kedaluwarsa, serta label legalitas dari lembaga berwenang," kata dia.
Sebelumnya, Wali Kota Tangerang, Banten Sachrudin menginstruksikan kepada kepala dinas (kadis) terkait melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok di pasar tradisional maupun toko retail modern.
“Saya sudah sampaikan kepada dinas terkait untuk melakukan pengawasan. Kami akan terus memastikan keamanan dan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat," kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang Kamis.
Wali kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga ketahanan dan keamanan pangan di Kota Tangerang dan selektif dalam memilih beras, dengan memastikan membeli dari sumber yang resmi dan terpercaya.
“Pilihlah beras dari agen pangan, distributor resmi, maupun toko-toko terpercaya. Pastikan kemasannya masih tersegel dengan baik, mencantumkan informasi produsen, tanggal kedaluwarsa, serta label legalitas dari lembaga berwenang,” kata dia. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi isu ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!