Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Sampai Komnas Perempuan Minta agar Anggaran Tidak Diblokir Kemenkeu

📅 Jumat, 24 Jan 2025, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Sampai Komnas Perempuan Minta agar Anggaran Tidak Diblokir Kemenkeu Doc: ANTARA/HO-Komnas Perempuan
Ket. Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani.

Jakarta - Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta pengecualian agar anggaran untuk Komnas Perempuan tidak diblokir oleh Kementerian Keuangan.

"Pengecualian blokir anggaran yang berlaku untuk semua kementerian/lembaga, jika bisa diberikan untuk Komnas Perempuan, akan sangat membantu kami," kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani saat audiensi dengan Komisi 13 DPR RI di Jakarta, Kamis.

Pasalnya, dampak pemblokiran akan terasa bagi kerja-kerja Komnas Perempuan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan korban kekerasan.

"Sangat terasa (dampak pemblokiran). Belanja infrastruktur, teknologi informasi yang kami butuhkan untuk mempercepat layanan juga akan diblokir maka akan lebih berat lagi bagi kami," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya tidak memberikan postur anggaran Komnas Perempuan.

Namun demikian, pihaknya menyebut bahwa minimnya anggaran negara untuk Komnas Perempuan membuat Komnas Perempuan lebih banyak bergantung pada bantuan hibah dalam melaksanakan sejumlah programnya.

"Anggaran program lebih tergantung pada dana hibah daripada anggaran dari negara," katanya.

Andy Yentriyani mengatakan Komnas Perempuan saat ini tercatat memperoleh bantuan hibah dari UNFPA dan Uni Eropa dengan nilai sekitar Rp3 miliar.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk memblokir anggaran kementerian/lembaga sebesar Rp306,69 triliun sebagai upaya efisiensi.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025, yang ditandatangani pada 22 Januari 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.