Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Cermati Data Pengangguran dan Manufaktur AS, Berikut Proyeksi Rupiah Akhir Pekan Ini

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 09:10 WIB | Oleh:
Investor Cermati Data Pengangguran dan Manufaktur AS, Berikut Proyeksi Rupiah Akhir Pekan Ini Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah diperkirakan masih bergerak fluktua­tif jelang akhir pekan ini. Peluang melemah rupiah terhadap dollar AS terbuka jika data perkembangan ekonomi di Ame­rika Serikat (AS) tak sesuai ekspektasi investor. 

Rupiah berpotensi melemah apabila data klaim peng­angguran di AS turun dan kinerja manufaktur di negara ter­sebut meningkat. Selain itu, sentimen geopolitik di kawasan Asia Tenggara, yakni konflik Thailand dan Kamboja makin membebani rupiah bergerak ke zona positif.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mem­proyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perda­gangan di pasar uang antarbank, Jumat (25/7) bergerak di kisaran 16.225 – 16.325 rupiah per dollar AS. Sementara itu, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong nilai tukar ru­piah besok bergerak di rentang 16.200 – 16.350 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perda­gangan, Kamis (24/7), di Jakarta menguat sebesar 8 poin atau 0,05 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.295 ru­piah per dollar AS.

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjen­dra mengatakan penguatan kurs rupiah dipengaruhi data penjualan rumah AS turun. “Rupiah menguat terhadap dol­lar AS yang tertekan oleh data penjualan rumah yang turun ke level terendah dalam sembilan bulan,” kata Ariston Tjen­dra di Jakarta.

Mengutip Xinhua, penjualan rumah di AS pada Juni 2025 menurun 2,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pen­jualan turun menjadi 3,93 juta unit pada bulan lalu. Suku bunga Kredit Pembelian Rumah (KPR) yang tinggi dinilai menjadi penyebab penjualan rumah berada pada titik te­rendah siklus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.