Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Car Free Night' di Uji Coba Pemkab Kudus Pada Awal Agustus 2025

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 18:11 WIB | Oleh:
'Car Free Night' di Uji Coba Pemkab Kudus Pada Awal Agustus 2025 Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Jalan dr Ramelan Kudus akan menjadi lokasi uji coba program malam tanpa kendaraan (car free night) pada awal Agustus 2025 untuk memberikan kesempatan masyarakat menikmati malam hari tanpa polusi asap knalpot serta mendongkrak perekonomian masyarakat.

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadwalkan uji coba program malam tanpa kendaraan bermotor (car free night) di Jalan dr Ramelan Kudus pada awal Agustus 2025 untuk memberikan kesempatan masyarakat menikmati malam hari tanpa polusi asap knalpot kendaraan serta mendongkrak perekonomian masyarakat.

"Sesuai hasil rapat koordinasi, 'car free night' (CFN) diuji coba pada tanggal 2 Agustus 2025 di Jalan dr Ramelan Kudus," kata Kepala Bidang (Kabid) PKL Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno di Kudus, Kamis.

Dengan memanfaatkan Jalan Ramelan yang memiliki lebar jalan 13 meter serta panjang jalan 402 meter, dia memastikan, arus lalu lintas tetap lancar karena bisa dialihkan melalui Jalan Mangga, Jalan Kiai Wahid Hasyim, Jalan Sunan Kudus dan melalui Alun-alun Kudus bisa dilanjutkan ke Semarang atau ke arah Pati.

Untuk lokasi parkir, kata dia, disediakan di sisi selatan Jalan dr Ramelan sepanjang 100 meter, kemudian di Jalan Mangga, Lukmono Hadi dan Jalan Sunan Kudus.

"Sementara tata letak pedagang, kami masih menunggu jumlah pedagang yang mendaftar karena rencananya kami seleksi dengan menyesuaikan kapasitas yang ada berkisar 74 tempat jualan dengan ukuran lapak sekitar 5 meter persegi," ujarnya.

Imam menginginkan pedagang yang berjualan benar-benar bisa menarik pengunjung, sehingga akan dipetakan mulai dari sektor kuliner, kerajinan, fesyen, hingga jenis jualan lainnya.

Meskipun pendaftaran para pedagang baru dibuka hari ini (24/7), kata dia, peminatnya cukup banyak karena berkas yang diterima sudah mencapai 89 berkas pendaftaran, sedangkan yang sudah absen mendaftar 120-an pedagang.

Dewi Kusuma mengakui tertarik mendaftar berjualan di CFN karena untuk menambah penghasilan. Sedangkan yang dijual nantinya aneka cenderamata, mulai dari jepit rambut, kuku palsu hasil produksi sendiri.

Program CFN dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 24.00 WIB. Jika antusias masyarakat tinggi, lokasinya bisa diperpanjang hingga ke Jalan dr Lukmono Hadi dengan catatan antusias masyarakat tinggi dan aktivitas jualan berjalan lancar.

Rencananya, CFN digelar sekali dalam sebulan, meskipun nantinya bisa diubah menjadi setiap pekan ketika didukung antusiasme masyarakat yang cukup tinggi dan benar-benar membawa dampak perekonomian bagi pelaku UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.