Biasa Tanam Ganja, Warga Aceh Besar Diajak Budidaya Cabai
📅 Kamis, 24 Jul 2025, 09:29 WIB | Oleh: Lili LestariUntuk mendukung peningkatan kapasitas petani, program ini juga dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan instalasi irigasi tetes kepada 30 orang anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Leungah.
"Pelatihan ini akan memberikan pemahaman teknis mengenai desain, pemasangan, dan perawatan irigasi tetes, disertai praktik langsung di lahan," ujarnya.
Selain itu, BI Aceh juga memberikan sarana dan prasarana pertanian berupa tiga unit traktor tangan yang dapat dimanfaatkan bersama oleh anggota Gapoktan guna pengolahan lahan.
Dengan kombinasi pelatihan, pendampingan, dan dukungan sarpras ini, program diharapkan dapat menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan, menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bank Indonesia berharap program Berdikari Tani tidak hanya sebagai solusi menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial ekonomi yang berkelanjutan.
"Ke depan, semoga program ini dapat direplikasi di wilayah lain dan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat Aceh," demikian Hertha Bastiawan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!