Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR RI Salurkan 1.500 Paket Bergizi Atasi Stunting di Kota Sorong

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 10:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR RI Salurkan 1.500 Paket Bergizi Atasi Stunting di Kota Sorong Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi IV DPR RI, Robert Joppy Kardinal.

SORONG – Anggota Komisi IV DPR RI, Robert Joppy Kardinal, menyalurkan 1.500 paket makanan bergizi berbahan dasar olahan ikan segar guna mendukung pengendalian kasus stunting di wilayah Papua Barat Daya, khususnya di Kota Sorong.

Dia mengatakan bantuan tersebut ditujukan kepada tiga kelurahan di Kota Sorong sebagai bagian dari kampanye Gemar Konsumsi Ikan (Gemarikan) segar.

“Paket bergizi ini berisi olahan ikan segar yang kami harapkan dapat meningkatkan asupan gizi masyarakat, sekaligus membantu mengatasi masalah stunting di Kota Sorong,” jelas Robert Joppy Kardinal di Sorong, Rabu (23/7).

Distribusi paket bergizi tersebut menyasar tiga kelurahan yakni Kelurahan Klaligi sebanyak 500 paket, Kelurahan Klabala sebanyak 500 paket, dan Kelurahan Klawasi sebanyak 500 paket.

Program Gemarikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan sebagai sumber protein penting dalam tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut.

Robert menambahkan olahan ikan bergizi tidak hanya menjadi solusi pencegahan stunting, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat setempat melalui pengolahan ikan segar yang bernilai gizi tinggi.

Ia berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Kota Sorong.

Berdasarkan data elektronik E-PPGBM triwulan I 2025, kata dia, dari 10.802 balita yang menjadi sasaran pengukuran di Kota Sorong, sebanyak 4.671 anak telah ditimbang dan diukur. Hasilnya, tercatat 388 kasus stunting dengan prevalensi mencapai 8,31 persen.

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan jika dibandingkan dengan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2025, yang mencatat prevalensi stunting di tingkat provinsi Papua Barat Daya sebesar 31,0 persen.

Sementara distribusi kasus stunting di Kota Sorong menunjukkan variasi yang cukup mencolok antar-wilayah. Sorong Barat mencatat prevalensi tertinggi yakni 15,05 persen (42 dari 279 balita), Sorong Kepulauan 13,80 persen (41 dari 297 balita), Sorong Timur memiliki angka terendah sebanyak 2,29 persen (14 dari 611 balita).

Kemudian Distrik Sorong menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak 82 balita stunting. Selanjutnya distrik lain, seperti Malaimsimsa, Sorong Manoi, dan Sorong Kota juga masih mencatat angka di atas 8 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.