Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kopdes Merah Putih di Bali Mulai Dipasok Beras Medium SPHP dari Bulog

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Kopdes Merah Putih di Bali Mulai Dipasok Beras Medium SPHP dari Bulog Doc: antara foto
Ket. Manager Administrasi dan Keuangan Bulog Bali Anwar Bagus Budi Karsono di Denpasar, Selasa (22/7).

DENPASAR – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Bali mulai mendapatkan pasokan beras medium dari Bali, terutama beras medium yaitu beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Ada enam koperasi yang sudah kita salurkan mulai bulan kemarin (Juni) walau memang peresmiannya baru sekarang,” kata Manager Administrasi dan Keuangan Bulog Bali Anwar Bagus Budi Karsono di Denpasar, Selasa (22/7).

Anwar Bagus mengatakan selain beras SPHP, mereka juga menyalurkan minyak dan gula yang bisa dijual dengan harga lebih rendah dari pasar di koperasi desa.

Selama sebulan, BUMN pangan ini melihat penjualan beras di Koperasi Desa Merah Putih tinggi, bahkan di Desa Gadungan, Tabanan, sudah mencapai satu ton beras.

Adapun koperasi desa yang sudah kerja sama dengan Bulog tersebar di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan yaitu di Desa Tegal Arum, Bongkasa, Kutuh, Ulian, Gadungan, dan Nusa Sari.

Selain Desa Ulian yang sudah menghabiskan satu ton beras, Desa Tegal Arum, Bongkasa, Kutuh, dan Nusa Sari sudah mulai menyentuh 500 kg, sementara Desa Ulian baru habis 250 kg.

“Progresnya lumayan besar, kemarin kami di wilayah Desa Gadungan,menyalurkan beberapa minggu itu sudah habis, beras SPHP satu dua hari habis, langsung minta tambahan terus,” ujarnya.

Bulog Bali melihat beras SPHP menjadi idola di Koperasi Desa Merah Putih karena harganya yang miring, dimana Bulog menjual kepada koperasi Rp11.000 per kilogram dan koperasi menjual tak sampai menyentuh HET (Harga Eceran Tertinggi) pasaran yang sebesar Rp12.500.

“Dari Bulog menjual di gudang Rp11.000, rata-rata koperasi tidak sampai HET jualnya makanya lebih laku. Mereka tidak apa untung sedikit yang penting laku sedangkan kalau jual HET lama laku, kemarin kami cek ada yang jual Rp11.800 jadi perputaran uangnya lebih cepat,” ujar Anwar Bagus.

Selain enam desa tadi, Bulog Bali mencatat sejumlah desa menjadwalkan pembelian, namun tidak semua koperasi mencari beras karena akan disesuaikan dengan kekhasan masing-masing desa dalam mengelola koperasinya.

“Seluruh koperasi desa di kabupaten/kota sudah ada yang mengajukan tapi masih proses menunggu dokumen pendukung, tapi setiap koperasi punya izin masing-masing, ada yang mungkin dengan sembako, ada yang lakunya dengan gas dan pupuk, jadi kami akan bantu yang kebutuhannya sembako,” ujarnya.

Adapun skema Bulog dalam menyalurkan beras SPHP adalah maksimal dua ton sekali pengambilan, dimana koperasi desa diizinkan melakukan pengambilan kapan pun saat stok mereka mulai habis.

“Untuk koperasi kami berikan 2 ton dengan kemasan masing-masing 5 kg, misalnya mengambil satu bulan beberapa kali atau satu minggu sekali bisa sesuai dengan kemampuan dia jual berapa,” kata Anwar Bagus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.