Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Manggarai Barat Ajukan Lima Lokasi untuk Sekolah Rakyat

📅 Senin, 21 Jul 2025, 23:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Manggarai Barat Ajukan Lima Lokasi untuk Sekolah Rakyat Doc: ANTARA
Ket. Wakil Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Yulianus Weng.

LABUAN BAJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur telah mengajukan lima lokasi yang tersebar di lima kecamatan guna pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah itu.

"Kami diminta usul tiga lokasi, lalu kami usul lima lokasi ke pemerintah pusat, semoga lima lokasi ini disetujui," kata Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng di Labuan Bajo, Senin (21/7).

Ia menambahkan kelima lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut memiliki luas lahan bervariasi dan telah memenuhi syarat yang ditentukan pemerintah pusat.

"Sudah juga dilakukan survei lokasi oleh kementerian terkait," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, Pemkab Manggarai Barat telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Manggarai Barat untuk proses sertifikasi lahan.

"Kami pastikan lima lokasi tanah itu clear, tapi pemerintah pusat perlu dokumen tanah ini clear yakni berupa sertifikat," ungkapnya.

Pemkab Manggarai Barat menyambut baik Sekolah Rakyat karena tidak hanya sebagai upaya pengentasan kemiskinan di daerah, tapi dinilai sebagai program yang memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat tumbuh lebih sehat, aman, dan sejahtera.

"Ini program yang sangat penting, sehingga saat diminta kami segera kirim kesediaan kami berupa tanah, karena kami menganggap bahwa pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia itu prioritas," tegasnya.

Weng menjelaskan melalui Sekolah Rakyat maka sumber daya manusia di daerah itu diyakini akan semakin maju, sehingga menjadi salah satu modal utama dalam pengelolaan dan pengembangan berbagai potensi sumber daya alam yang ada.

Ia meyakini melalui Sekolah Rakyat maka sumber daya manusia di Manggarai Barat nantinya dapat berkompetisi di masa yang akan datang, serta dapat mengelola semua potensi sumber daya alam maupun sektor pariwisata yang tengah berkembang di Labuan Bajo.

"Kita punya sumber daya alam yang baik, tapi sumber daya manusia kita tidak perhatian tidak akan maju dan banyak pengalaman daerah atau negara-negara lain seperti Singapura yang tidak punya sumber daya alam tapi bisa maju karena sumber daya manusia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.