Keperluan Adminduk Korban Kebakaran Dilayani
📅 Senin, 21 Jul 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
JAKARTA – Jakarta terus dikepung kebakaran. Baru-baru ini terjadi kebakaran besar di kawasan Tebet dan Muara Baru. Pemprov menjamin bahwa para korban kebakaran yang kehilangan administrasi kependudukan akan dilayani dengan sebaik-baiknya.
“Kantor Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan akan memberikan pelayanan Administrasi Kependudukan bagi korban kebakaran di Jalan Kutilang, RW 02, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet,” jelas Camat Tebet, Dyan Airlangga, Minggu (20/7). Ini untuk memenuhi pelayanan dokumen Adminduk. Dia akan membuka pelayanan pada Senin (21/7) hari ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan pelayanan pencetakan dokumen Adminduk seperti KTP elektronik, KK, akte kelahiran, dan sebagainya milik korban kebakaran yang rusak atau hilang,” ujar Dyan, Sabtu (19/7).
Dyan menuturkan, agar kejadian serupa tidak terulang, dia minta jajaran dan seluruh pengurus lingkungan untuk menggencarkan kepemilikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap RT dan rumah masing-masing.
Dyan menambahkan, akan memantau rumah kos dan kontrakan terutama terkait instalasi listrik dan perlengkapannya. “Intinya, kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang, apalagi permukiman padat penduduk sangat menyulitkan petugas pemadam,” tandasnya. Dia akan gencarkan kepemilikan APAR untuk memudahkan penanganan dini kebakaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Dyan Airlangga juga memastikan kebutuhan korban kebakaran di Jalan Kutilang, RW 02, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, terpenuhi. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi kebakaran dan pengungsian bersama Wakil Camat Tebet, Dimas Prayudi dan Lurah Bukit Duri, Atiaturrahma.
Menurut Dyan, sesuai dengan ketentuan tanggap bencana akan dilakukan selama tiga hari. “Untuk tanggap bencana awal-awal tiga hari. Namun tidak menutup kemungkinan diperpanjang sesuai dengan kebutuhan korban,” ujarnya, Sabtu (19/7).
Dyan menuturkan, bantuan saat ini sudah disalurkan melalui pengurus lingkungan dan Suku Dinas Sosial maupun BPBD Jakarta Selatan. Kecamatan juga sudah berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menyediakan toilet portable. “Kalau makanan cepat saji sudah kita siapkan. Selama mereka mengungsi akan diberikan makanan tiga kali sehari,” ucap Dyan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebakaran besar di kaasan Tebet tersebut memakan empat korban jiwa. Proses pemakaman empat korban sudah dikoordinasikan. Para korban sekarang masih diidentifikasi di RS Polri Kramat Jati. “Ada empat korban jiwa. Satu akan dibawa keluarganya ke Bogor. Kemudian tiga korban lainnya akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Tebet,” ungkapnya.
Kepala Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan menyebut, selain bantuan logistik, 100 boks makanan siap saji didistribusikan langsung ke tempat pengungsian. “Selama tanggap darurat kami selalu siap memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya.
Muara Baru
Sementara itu, Suku Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan PMI Jakarta Utara bergerak cepat mendistribusikan bantuan bagi korban kebakaran di Jalan Muara Baru, RT 16/17, Blok C, Penjaringan, Minggu (20/7).
Lurah Penjaringan, Markhus Nugroho menyatakan, bergerak cepat berkoordinasi dengan Sudinsos, BPPD dan PMI Jakarta Utara untuk menanganikorban kebakaran. “Bantuan berupa selimut, karpet, air mineral, mie instan, dan makanan siap saji telah didistribusikan ke pos RW 17 yang letaknya tidak jauh dari lokasi kebakaran,” ujar Markhus.
Dia mengungkapkan, kebakaran Muara Baru mengakibatkan dua rumah dan lima kios ludes. Ada tujuh Kepala Keluarga dengan 29 jiwa kehilangan tempat tinggal. “Korban kebakaran lebih memilih mengungsi ke rumah saudara atau mencari kontrakan baru,” jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!