Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Rumah di Barat Daya Probolinggo Rusak, PVMBG Imbau Masyarakat Waspadai Gempa Susulan

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 07:30 WIB | Oleh:
Sejumlah Rumah di Barat Daya Probolinggo Rusak, PVMBG Imbau Masyarakat Waspadai Gempa Susulan Doc: antara foto
Ket. Pusat gempa bumi di barat daya Probolinggo, Jatim

PROBOLINGGO - Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menganalisis geologi gempa bumi yang menyebabkan kerusakan sejumlah rumah di barat daya Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).

"Kami mendapat laporan hasil analisis kondisi geologi dan penyebab gempa bumi dari PVMBG terkait dengan gempa yang menyebabkan puluhan rumah rusak di Kabupaten Probolinggo," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo R Oemar Sjarief dalam keterangan tertulis diterima di Probolinggo, Minggu (20/7).

Dalam analisis yang dilakukan PVMBG itu, kata dia, lokasi pusat gempa bumi berada di darat, dengan morfologi wilayah terdekat didominasi perbukitan dan dataran bergelombang. Litologi penyusun wilayah itu terdiri atas batuan kuarter vulkanik dan non-tektonik.

Batuan yang telah mengalami pelapukan dan/atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi. Wilayah terdekat dengan pusat gempa bumi diklasifikasikan ke dalam kelas tanah D (tanah sedang) dan C (tanah padat/batuan lunak).

"Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa bumi tersebut diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif di dekat pusat gempa bumi," katanya.

Guncangan gempa bumi telah menyebabkan kerusakan bangunan rumah di Kecamatan Tiris. Guncangan gempa bumi dirasakan dengan intensitas II-III skala MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kabupaten Probolinggo. Daerah terdampak terletak pada kawasan rawan bencana gempa bumi menengah, namun kejadian gempa bumi itu tidak menyebabkan tsunami.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terjadi tiga gempa bumi pada 18 Juli 2025 terasa, yaitu pukul 19.19 WIB, 20.03 WIB, dan 20.47 WIB pada jarak 19 km barat daya Probolinggo.

Lokasi pusat gempa bumi masing-masing terletak pada koordinat 8,02 LS-113,36 BT dengan magnitudo 3,3 dan kedalaman 7 km, kemudian koordinat 7,86 LS-113,01 BT dengan magnitudo 2,6 dan kedalaman 3 km, serta pada titik 8,01 LS-113,37 BT dengan magnitudo 2,4 dan kedalaman 7 km.

"Sebelumnya terjadi juga gempa bumi dengan magnitudo 1,9 pada pukul 04.55 WIB dengan lokasi pusat gempa bumi yang berdekatan," katanya.

Ia menjelaskan PVMBG memberikan sejumlah rekomendasi yakni masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan.

"Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan mandiri terkait kondisi bangunan setelah terjadi gempa bumi," katanya.

Selain itu, dia mengimbau masyarakat mengamati dan mematuhi rambu evakuasi, menjauhi daerah tebing yang berpotensi terjadi gerakan tanah, terutama saat terjadi hujan.

"Bangunan di daerah rawan gempa bumi diharapkan dapat mengikuti kaidah bangunan tahan gempa, guna menghindari risiko kerusakan, serta dilengkapi dengan jalur evakuasi," ujarnya.

Oemar mengatakan hasil pendataan yang dilakukan BPBD menyebutkan bahwa jumlah rumah yang rusak terdampak gempa bumi tersebut 34 unit tersebar di empat desa di Kecamatan Tiris, yakni Ranu Gedang, Ranu Agung, Segaran, dan Tiris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

34 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.