Bulog NTB Gandeng Pos Mataram Perluas Distribusi Beras SPHP
📅 Minggu, 20 Jul 2025, 21:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
MATARAM – Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menggandeng Kantor Pos Mataram untuk memperluas distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar mempermudah masyarakat mendapatkan pasokan.
Wakil Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Musazdin Said, dalam keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Minggu (20/7), mengatakan kerja sama dengan Kantor Pos Mataram merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna menjaga kestabilan harga beras dan memastikan ketersediaan pangan terjangkau bagi masyarakat.
"Beras SPHP ini kami salurkan sebagai bagian dari upaya stabilisasi pangan dan harga pokok. Dengan harga jual yang lebih terjangkau, masyarakat kini memiliki alternatif pilihan yang lebih hemat," katanya.
Ia mengatakan program SPHP adalah upaya nyata pemerintah untuk menekan gejolak harga beras di pasaran. Beras SPHP dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram (kg), lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini menyentuh Rp13.500 per kg.
Selain menggandeng Kantor Pos Mataram, ia mengatakan Bulog NTB juga akan melibatkan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, seperti ID Food, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC).
Sebaiknya Anda baca juga:
Bulog juga sedang menjajaki kerja sama dengan koperasi milik TNI serta membuka gerai penjualan di gudang-gudang mereka sendiri.
Menurut Musazdin, penyaluran beras SPHP sebelumnya masih terbatas di kios-kios pangan dan pasar tradisional. Dengan adanya kerja sama tersebut, distribusi akan diperluas melalui gerai-gerai milik BUMN agar lebih merata dan mudah dijangkau masyarakat.
"Kami juga menjadikan sekitar 16 titik gudang Bulog di NTB difungsikan sebagai 'outlet' penjualan langsung SPHP kepada masyarakat," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah tersebut, kata dia, dinilai penting untuk memastikan program pengendalian harga pangan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah terpencil.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Mataram Randy Rohmansyah mengatakan mereka siap mendukung program SPHP.
Saat ini Kantor Pos Mataram memiliki 80 gerai di seluruh NTB yang siap melayani penjualan beras SPHP, dengan 30 gerai di antaranya berada di Pulau Lombok.
"Penjualan sudah dimulai serentak secara nasional hari ini. Di NTB, kami langsung operasional. Semua 'outlet' kami siap mendukung distribusi," katanya.
Ia mengatakan kantor pos menerima pasokan langsung dari Bulog dan menjualnya kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Setiap individu hanya perlu menunjukkan KTP dan dapat membeli maksimal dua karung berisi masing-masing lima kilogram per hari.
"Program ini terbuka untuk semua, siapa pun bisa datang ke kantor Pos dan membeli," kata Randy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!