Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Batam Andalkan Mancing Ngarong, Pengembangan Pariwisata Daerah Sudah Kehabisan Gagasan?

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 21:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Batam Andalkan Mancing Ngarong, Pengembangan Pariwisata Daerah Sudah Kehabisan Gagasan? Doc: Antara.
Ket. Tradisi Mancing Ngarong di Batam, Kepulauan Riau. 

BATAM - Pengembangan pariwisata berbasis tradisi dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pariwisata berbasis tradisi dapat memberdayakan masyarakat lokal, memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan ekonomi mereka. 

Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, memasukkan lomba Mancing Ngarong di Kampung Teluk Mata Ikan, Nongsa dalam kalender event kepariwisataan kota tersebut.

Wali Kota Batam Amsakar Ahmad memenuhi harapan masyarakat Teluk Mata Ikan untuk menjadikan tradisi masyarakat Melayu itu menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

"Saya harapkan tahun depan Mancing Ngarong masuk dalam kalender event kepariwisataan Batam," kata Amsakar di Batam, Minggu (20/7).

Amsakar mengharapkan lomba Mancing Ngarong ini agar dikemas dalam format yang lebih rapi dan dapat menarik peserta tidak hanya se-wilayah Kepri, tetapi juga mancanegara, termasuk negara tetangga.

"Kalau sudah berkomitmen seperti itu maka sajiannya, kemasannya sudah harus mantap, tidak biasa lagi, tahun ini sudah lumayan baik, tahun depan harus didesain jauh lebih baik lagi," ujarnya.

Menurut dia, kalau kegiatan tersebut sudah masuk kalender event kepariwisataan Batam, tetapi skalanya masih kecil, maka hanya akan menjadi cerita oleh para wisatawan.

Untuk itu, perlu ada pengorganisasian yang baik, melibatkan pemengaruh (influencer) dan media sosial untuk membangun komunikasi di ruang publik agar kepersertaan Mancing Ngarong ini bertambah ke seluruh Indonesia hingga negara tetangga.

Menurut Amsakar, di wilayah Teluk Mata Ikan, Nongsa ini ada dua tradisi masyarakat Melayu yang diminati, selain Mancing Ngarong ada juga Perahu Jong.

"Kalau Perahu Jong sudah masuk kalender event, tinggal Mancing Ngarong ini belum," ucapnya.

Amsakar mengingatkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam untuk mempersiapkan Mancing Ngarong agar dapat menjadi kalender kepariwisataan Kota Batam.

"Bagaimana Mancing Ngarong dapat dijadikan kalender event kepariwisataan," kata Amsakar.

Masyarakat Teluk Mata Ikan kembali menggelar lomba Mancing Ngarong yang bekerja sama dengan Lanud Hang Nadim dan didukung Pemerintah Kota Batam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.