Perempuan Garda Depan Antikorupsi, Kejari Kulon Progo Libatkan 1.026 Peserta dari PKK hingga KWT Cegah Korupsu
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 15:25 WIB | Oleh: Henri pelupessySementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengapresiasi pendekatan inovatif ini. Menurutnya, perempuan, termasuk istri pejabat, memiliki peran moral yang sangat kuat. “Seorang istri bisa mengingatkan suaminya untuk tidak korupsi. Ia bisa menjadi penyeimbang dalam pengambilan keputusan. Budaya sederhana dan jujur dari rumah tangga, akan menular ke ranah publik,” ujar Ambar.
Dalam jangka panjang, Kejari Kulon Progo menargetkan lahirnya Desa-Desa Antikorupsi berbasis komunitas perempuan. Program ini akan mengintegrasikan modul pembelajaran antikorupsi ke dalam kegiatan rutin organisasi seperti PKK, dasa wisma, dan kelompok tani perempuan.
“Kita ingin menciptakan sistem sosial yang tahan korupsi, dimulai dari komunitas. Itulah esensi pencegahan yang sesungguhnya,” tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!