Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Ada Lagi Lubang! Jalan Daerah Dapat Suntikan Dana Segar Triliunan Rupiah

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Ada Lagi Lubang! Jalan Daerah Dapat Suntikan Dana Segar Triliunan Rupiah Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Hasil pekerjaan Inpres jalan daerah Bali. 

JAKARTA - Anggaran untuk Inpres jalan daerah berperan krusial dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat serta distribusi barang di daerah. 

Pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, serta infrastruktur lainnya melalui Inpres ini diharapkan dapat mengurangi hambatan transportasi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. 

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan alokasi anggaran untuk Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah (IJD) pada tahun ini sebesar Rp4 triliun.

"Total nilai IJD pada tahun ini kemungkinan sekitar Rp4 triliun," ujar Dody dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/7).

Adapun prioritas utama IJD ditujukan pada

jalan ketahanan pangan. Kementerian PU per 15 Juli 2025 telah menerima 2.995 usulan proyek jalan daerah dari 515 pemerintah daerah.

Proyek-proyek tersebut saat ini sedang diverifikasi untuk selanjutnya akan ditetapkan dalam daftar prioritas berdasarkan nilai manfaat ekonomi, dukungan swasembada pangan, dan konektivitas kawasan.

Kementerian PU menargetkan eksekusi awal pengerjaan fisik IJD dimulai pada kuartal ketiga 2025.

"Untuk IJD memang baru, tapi kami berupaya agar secepat-cepatnya infrastruktur berbasis masyarakat ini bisa segera dimulai sehingga perekonomian di daerah bisa mulai tumbuh," kata Dody.

Kalau perekonomian daerah mulai tumbuh, lanjutnya, maka secara otomatis perekonomian nasional juga akan tertopang.

Tujuan Inpres Nomor 11/2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk mendukung swasembada pangan dan energi, dalam rangka mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, sehingga diperlukan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah kawasan pangan dan distribusi energi.

Dody Hanggodo menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata, kokoh, dan berkelanjutan, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Dia menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur yang andal merupakan faktor utama dalam meningkatkan daya saing bangsa, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur berperan penting dalam pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat, serta pengembangan wilayah dapat dilakukan secara optimal, termasuk penguatan fungsi kota-kota tematik seperti industri, pariwisata, dan pusat pemerintahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.