Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jatim: Sekolah Rakyat Upaya Negara Bantu Keluarga Kurang Mampu

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 17:56 WIB | Oleh:
Gubernur Jatim: Sekolah Rakyat Upaya Negara Bantu Keluarga Kurang Mampu Doc: ANTARA/ HO-Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau ruang kamar milik anak-anak di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri, Jatim.

KEDIRI - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa Sekolah Rakyat merupakan cara dari pemerintah untuk membantu menyalakan harapan bagi keluarga kurang mampu. 

Gubernur mengemukakan, pemerintah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mendukung Sekolah Rakyat, terbukti banyak gedung-gedung milik pemerintahan maupun fasilitas negara disulap menjadi sarana pendidikan. Sekolah Rakyat ini merupakan cara negara menyalakan harapan keluarga kurang mampu. 

“Dari gedung pelatihan ASN menjadi tempat menyalakan harapan. Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata bagaimana negara hadir untuk mereka yang selama ini mungkin tidak punya harapan,” ujar Gubernur Khofifah dalam keterangannya di Kediri, Kamis (17/7).

Khusus SR di eks Balai Pengembangan Kompetensi ASN (BPKASN) Pemkab Kediri ini, kata Khofifah, ada sebanyak 100 murid yang terdiri dari 40 laki-laki dan 60 perempuan. Mereka semua merupakan anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang tercatat dalam Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Ini bukan soal 100 anak saja, tapi soal satu harapan besar, bahwa siapa pun, dari latar belakang apa pun, berhak memiliki masa depan. Kita sedang membangun jalan menuju masa depan itu bersama-sama,” kata Khofifah.  

Gubernur juga optimistis pembelajaran di SR gedung BPKASN Kediri akan berlangsung inklusif dan representatif. Di sini terdapat empat ruang kelas dengan kapasitas masing-masing 25 siswa-siswi, seluruhnya dilengkapi pendingin ruangan (AC).

“Kawan-kawan bisa menyaksikan kamarnya ber-AC, kamar mandinya mungkin lebih mewah dari rumah saya. Ventilasinya luar biasa, kantinnya pun setara sekolah internasional," ujar dia.

Ia juga mengusulkan ke Bupati agar anak-anak mendapatkan tambahan pelajaran Bahasa Inggris.

Dalam kesempatan ke Kediri, Khofifah juga melihat langsung kondisi asrama di SR Kediri. Hal ini karena seluruh SR menerapkan boarding school (sekolah berasrama).

Menurutnya, kamar asrama yang tersedia nyaman, ditambah perpustakaan, aula, sarana olahraga, serta pengawasan CCTV 24 jam.

Untuk aula disebutnya besar, sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan narasumber dari TNI, Polri, atau bahkan langsung dari Bupati Kediri.

Kemudian juga, kurikulum yang diterapkan memadukan pembelajaran akademik dengan penguatan karakter, nasionalisme, literasi digital, dan kecakapan hidup.

Gubernur juga menyampaikan bahwa program ini tidak akan berhenti pada satu angkatan saja. Pemerintah terus mempersiapkan pembangunan gedung permanen SR di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, dengan luas lahan 7–14 hektare yang ditargetkan rampung tahun 2026.

Program ini terselenggara atas sinergi Kementerian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Kediri. Penetapan peserta didik tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Kediri Nomor 100.3.3.2/162/418.08/2025, serta diumumkan melalui Surat Kementerian Sosial RI Nomor 2299/1/HM.01.3/SR.1/6/2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.