Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelajar Sumenep Deklarasi Tolak Perundungan dan Judi Online Saat MPLS

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 10:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelajar Sumenep Deklarasi Tolak Perundungan dan Judi Online Saat MPLS Doc: Antara Foto
Ket. Kampanye stop perundungan dan judi online oleh siswa peserta MPLS di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang digelar sejak 14 Juli 2025 diwarnai ikrar stop perundungan dan judi online oleh siswa di sejumlah sekolah di wilayah itu.

"Bagi kami ini merupakan cara yang sangat positif, apalagi suara penolakan terhadap perundungan dan judi online tersebut bisa tersebar luas di berbagai platform media sosial," kata Kepala Disdik Sumenep Agus Dwi Saputra di Sumenep, Jawa Timur, Selasa malam, menjelaskan hasil pantauan pelaksanaan MPLS di wilayah itu dalam dua hari terakhir ini.

Ia menuturkan, salah satu sekolah yang mengkampanyekan stop perundungan dan judi online yang dilakukan oleh siswa secara langsung, yakni SMK Negeri 1 Sumenep.

Selain SMK Negeri 1 Sumenep, beberapa sekolah lain di tingkat SMP dan SD juga melakukan hal serupa.

"Hasil pemantauan kami ada sekitar empat lembaga yang melakukan kegiatan positif yang bernuansa dakwah ini," kata Agus.

Sejak hari pertama pelaksanaan MPLS, ratusan siswa di sekolah itu mengkampanyekan "Stop Bullying dan Judi Online" dan disebar di berbagai platform media sosial.

"Komitmen baik dalam melakukan berbagai jenis tindakan yang merugikan, perlu dilakukan secara kreatif, sehingga pesan baik tersebut bisa tersalur kepada publik secara masif," katanya.

Sesuai jadwal, MPLS di berbagai tingkatan pendidikan untuk tahun pelajaran 2025-2026 telah dimulai pada 14 Juli 2025 dan akan berlangsung hingga Jumat (18/7).

Materi kegiatan itu mencakup pengenalan lingkungan sekolah, seperti sarana dan prasarana, peraturan atau tata tertib sekolah, pengembangan karakter dan nilai-nilai positif. Tujuannya membangun hubungan positif antarsiswa, guru, dan staf sekolah, sehingga tercipta nuansa hubungan harmoni antarsemua pihak.

Agus menilai, secara umum pelaksanaan MPLS di Sumenep, sudah sesuai dengan materi-materi tersebut yang mengacu kepada Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sekolah Ramah Anak.

"Saya berharap kampanye tolak perundungan dan judi online yang disuarakan langsung oleh siswa peserta MPLS itu juga bisa dilakukan oleh sekolah-sekolah lain," katanya.

Secara terpisah Kepala SMK Negeri Sumenep Zainul Sahari mengatakan, pihaknya sengaja meminta para peserta MPLS untuk mengunggah kegiatan kampanye "Stop Bullying dan Judi Online" itu ke berbagai platform media sosial, agar bisa tersebar luas ke masyarakat.

"Karena bagi saya dan teman-teman guru di sekolah ini, beramai-ramai mengajak kebaikan itu adalah ibadah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.