Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ombudsman Awasi Sekolah Rakyat Demi Pendidikan Kelompok Rentan

2 Rabu, 16 Jul 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ombudsman Awasi Sekolah Rakyat Demi Pendidikan Kelompok Rentan Ombudsman Awasi Sekolah Rakyat Demi Pendidikan Kelompok Rentan Doc: Antara
Ket. Anggota Ombudsman Johanes Widijantoro (tengah) memantau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Pusdiklatbangprof Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (16/7).

Jakarta - Anggota Ombudsman Johanes Widijantoro memantau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Rabu (16/7), untuk memastikan program berjalan sesuai standar pelayanan publik sekaligus mendukung perluasan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan.

"Program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama kelompok rentan, agar lebih berdaya dan memiliki akses yang setara terhadap pelayanan publik," ujar Johanes.

Selain memastikan mutu pelaksanaan, Ombudsman juga mengidentifikasi potensi malaadministrasi yang dapat muncul dalam penyelenggaraan program sosial itu.

Dia menegaskan bahwa setiap program sosial harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, berjalan transparan, dan bebas dari malaadministrasi.

Johanes pun mengapresiasi upaya Pusdiklatbangprof dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang belum terwadahi dalam sistem pendidikan formal.

Ia berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi solusi kesenjangan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan, sehingga para peserta didik dapat meraih kesuksesan dan berkontribusi bagi bangsa.

"Semoga Sekolah Rakyat bisa menjadi jawaban bagi kesenjangan pendidikan dan membantu memutus rantai kemiskinan. Harapan saya, anak-anak yang belajar di sini kelak bisa sukses dan berbakti untuk bangsa," ucap dia.

Dalam kunjungannya, Johanes berdialog dengan Kepala Pusdiklatbangprof Kemensos Hasim beserta jajarannya. Dia meninjau kualitas materi, metode pembelajaran, serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Hasim pun menyambut baik kehadiran Ombudsman dalam proses pemantauan. Ia menilai keterlibatan Ombudsman bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, melainkan juga sebagai kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik secara menyeluruh.

Menurutnya, masukan dari Ombudsman akan menjadi acuan dalam penyusunan indikator capaian program ke depannya.

Bagi dirinya, kehadiran Ombudsman sangat penting karena bisa mendeteksi detail setiap layanan yang berjalan.

"Masukan-masukan ini akan kami integrasikan ke dalam indikator capaian sebagai upaya perbaikan berkelanjutan," ujar Hasim dalam kesempatan yang sama.

Melanjutkan penjelasannya, dia mengungkapkan bahwa saat ini Sekolah Rakyat baru diikuti sekitar 100 siswa, namun pihaknya menargetkan peningkatan signifikan pada tahun depan, dengan jumlah peserta mencapai 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Dia optimistis target tersebut dapat tercapai melalui peningkatan kualitas program dan kerja sama lintas lembaga.

"Kami yakin dengan dukungan berbagai pihak, target ini dapat tercapai," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.