Pemkab Bekasi Siapkan CKG di Satuan Pendidikan
📅 Selasa, 15 Jul 2025, 22:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tengah menyiapkan pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) di lingkungan satuan pendidikan bagi para pelajar untuk menindaklanjuti arahan Menteri Kesehatan RI.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Alamsyah menyampaikan program tersebut sebenarnya sudah diluncurkan sejak 10 Februari 2025 namun karena bertepatan masa libur sekolah, pelaksanaan secara luas baru kembali diakselerasi sejak awal pekan ini.
"Kami tengah mempersiapkan berbagai keperluan, termasuk tenaga kesehatan untuk menyukseskan program tersebut," katanya di Cikarang, Selasa (15/7).
Dia mengatakan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di satuan pendidikan melalui akselerasi program digelar dalam waktu dekat setelah sekolah kembali menjalankan kegiatan belajar dan mengajar.
Pemeriksaan akan dilakukan secara langsung oleh tim kesehatan dengan mendatangi sekolah-sekolah. "Teknisnya kami lakukan outreach, tim kami datang ke sekolah dan melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak. Ini bentuk skrining, untuk kemudian kami evaluasi hasilnya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Alamsyah menyebut sasaran program pemeriksaan kesehatan gratis ini mencakup seluruh jenjang sekolah baik sekolah negeri maupun swasta, termasuk lingkungan pondok pesantren.
Fokus utama pemeriksaan meliputi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus. Selain itu, kemungkinan kelainan bawaan yang belum terdeteksi juga menjadi perhatian khusus.
"Semua penyakit menular juga masuk dalam pemantauan. Dan untuk stunting, kita tangani dalam program lain yang bersinergi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program ini diharapkan mampu mendeteksi dini masalah kesehatan anak-anak di sekolah serta menjadi langkah preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bekasi.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah yang digulirkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran ini akan dimulai Bulan Juli 2025, menyasar usia 7-17 tahun dengan tempat pemeriksaan langsung di sekolah-sekolah, pondok pesantren hingga sekolah rakyat.
Secara nasional, lingkup pemeriksaan kesehatan dimaksud meliputi cek kesehatan telinga, mata, gigi, jiwa, status gizi, hati, tekanan darah, tuberkolosis, merokok, aktivitas fisik, gula darah, talasemia serta anemia untuk remaja putri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!