Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Banyumas Dukung Hilirisasi Kelapa Genjah Bali Kuning

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Pemkab Banyumas Dukung Hilirisasi Kelapa Genjah Bali Kuning Doc: istimewa
Ket. Kelapa genjah

Purwokerto, Jateng -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, mendukung penuh pengembangan varietas kelapa Genjah Bali Kuning sebagai bagian dari upaya hilirisasi dan modernisasi pertanian kelapa di daerah tersebut.

"Kelapa Genjah Bali Kuning adalah peluang besar bagi Banyumas. Masa panennya hanya 2 tahun 4 bulan dan mampu menghasilkan 8-10 kilogram nira per hari, lebih cepat dibandingkan kelapa Genjah Entog yang butuh 3 tahun," kata Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dalam audiensi bersama Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Palma Steivie Karouw beserta tim dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) di Ruang Joko Kahiman, Rumah Dinas Bupati, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Ia mengatakan Pemkab Banyumas tengah mempersiapkan lahan percobaan dan akan memverifikasi keunggulan varietas tersebut.

Menurut dia, harga bibit kelapa tersebut juga dinilai terjangkau karena berada pada kisaran Rp9.000 per butir.

"Kalau hasilnya sesuai, ini bukan sekadar inovasi, tapi revolusi. Indonesia menyuplai 90 persen kebutuhan kelapa dunia, dan 80 persennya berasal dari Banyumas dan sekitarnya," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Palma Kementan Steivie Karouw mengatakan kelapa Genjah Bali Kuning memiliki banyak keunggulan, baik dari sisi produktivitas maupun keselamatan kerja penderes.

"Pohon hanya setinggi empat meter, sehingga bisa disadap mulai usia 18 bulan tanpa harus memanjat. Bahkan, ibu-ibu pun bisa menyadap dengan aman," katanya.

Dengan tinggi pohon yang rendah, kata dia, petani dapat menyadap hingga 100 pohon per hari dan produksi gula pun dapat meningkat dua kali lipat, dari 5 kilogram menjadi 9-10 kilogram per hari.

BRMP juga akan memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari penyediaan benih, penyemaian di Banyumas, hingga bimbingan teknis dan pemupukan berbasis analisis tanah.

"Kami ingin inovasi ini meningkatkan produksi sekaligus membawa kesejahteraan bagi petani," kata Steivie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jennie Blackpink Siapkan Single Baru

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Jennie Blackpink Siapkan Si...
Prabowo Resmi Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia

Prabowo Resmi Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.