Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangis Haru dan Senyum Bahagia Warnai Hari Pertama Sekolah

📅 Senin, 14 Jul 2025, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangis Haru dan Senyum Bahagia Warnai Hari Pertama Sekolah Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Hari Pertama Masuk Sekolah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Kami tentu mendukung program ini sebagai bentuk penguatan peran orang tua dalam pendidikan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, pada Senin.

Ia menjelaskan, gerakan itu bertujuan mendorong keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dalam masa transisi anak memulai jenjang pendidikan yang baru.

Namun, Rano mengatakan bahwa para aparatur sipil negara (ASN) yang mengantar anaknya sekolah perlu mengajukan izin untuk hal tersebut atau mengajukan cuti tahunan.

Terkait mekanisme permohonan izin, lanjut Rano, hal itu sudah dijelaskan dalam surat edaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Memang ada mekanisme pemotongan tukin (tunjangan kinerja) bagi ASN yang telat, maka dari itu bagi ASN yang akan mengantar anak dapat mengajukan izin untuk mengantar anak sekolah atau mengajukan cuti tahunan," kata Rano.

Rano menegaskan, pihaknya mendukung program ini melalui mekanisme yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan, sejalan dengan Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/BKKBN) Nomor 7 Tahun 2025.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim menambahkan bahwa apabila ASN terlambat bukan dikarenakan alasan mengantar anak sekolah, maka tukin dari ASN tersebut akan dipotong.

“Maksud Pak Wagub, yang antar anak sekolah nggak apa-apa telat, tapi jangan sampai ini jadi alasan oleh ASN yang nggak antar anak sekolah. Kalau yang lain, yang nggak antar anak sekolah tapi datangnya telat ya dipotong tukin-nya,” kata Chico.

Kendati demikian, Chico memastikan tidak ada ASN yang terlambat ke Balai Kota dengan alasan lain.

Lebih lanjut, senada dengan Rano, Chico juga menjelaskan bahwa aturan ini dijalankan sesuai dengan Pemerintah Pusat.

“Kita kan nggak mungkin berseberangan dengan pemerintah pusat. Badan Kepegawaian Nasional justru mendorong untuk orang tua mengantar anak masuk sekolah hari pertama,” kata Chico.

Pelaksanaan gerakan ini bertepatan dengan hari pertama tahun ajaran 2025/2026 pada Senin, 14 Juli 2025, sesuai dengan Kalender Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (SK Kepala Dinas Pendidikan No. 89 Tahun 2025).

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga dimulai pada hari yang sama untuk seluruh jenjang pendidikan dari SD hingga SMA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.