Agar Ekspor Tidak Mati, RI Harus Siasati Supaya Tidak Dikenakan Tarif 32% dari AS
📅 Senin, 14 Jul 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiMisalnya, RI perlu impor barang modal, mesin dan teknologi, meskipun Tiongkok dan Jepang bisa menawarkan harga lebih murah, namun terpaksa harus membeli dari AS sehingga tidak kena tarif 32 persen. Selisih harga katanya tidak signifikan dibanding implikasi tarif. Tapi, perlu mengakali kebijakan tarif itu, agar ekspor Indonesia tidak mati.
“Faktanya Indonesia juga mengimpor kedelai, gandum, jagung, beras, gula, beli dari mereka saja walau lebih mahal sedikit. Kita bisa coba mencari barang konsumen dari AS yang dipakai di Indonesia, walaupun tidak semurah Tiongkok. Barang dari AS pun jangan dikenakan tarif, supaya barang RI ke sana juga tidak dikenakan tarif,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!