Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Gencarkan Diplomasi Dagang, Teken Kesepakatan Energi dengan Raksasa AS untuk Cegah Tarif

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Indonesia Gencarkan Diplomasi Dagang, Teken Kesepakatan Energi dengan Raksasa AS untuk Cegah Tarif Doc: Handout

JAKARTA - Indonesia terus menggencarkan upaya diplomatik guna menghindari ancaman tarif impor sebesar 32 persen dari Amerika Serikat yang dinilai berpotensi mengganggu sektor ekspor nasional. Salah satu langkah utama dilakukan dengan mengirimkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Washington, D.C., sekaligus menjalin kerja sama energi strategis dengan perusahaan-perusahaan besar asal AS.

Airlangga memimpin langsung delegasi Indonesia untuk bertemu dengan pejabat tinggi pemerintahan AS, termasuk Menteri Perdagangan Howard Lutnick. Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah alternatif solusi untuk meredam ketegangan dagang yang tengah berlangsung.

“Pertemuan sejauh ini berjalan positif, tetapi kita masih harus menunggu hingga 1 Agustus,” ujar Airlangga kepada wartawan, Kamis (10/7).

Langkah diplomatik ini ditempuh setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menerapkan tarif tinggi terhadap berbagai produk asal Indonesia. Pemerintah khawatir kebijakan tersebut dapat menekan stabilitas perdagangan dan berisiko menghambat pertumbuhan sektor ekspor, khususnya produk-produk padat karya yang menyasar pasar Amerika.

Sebagai bentuk itikad baik dan komitmen terhadap hubungan dagang bilateral, Pertamina melalui anak perusahaannya, Kilang Pertamina Internasional (KPI), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perusahaan energi terkemuka asal AS: ExxonMobil, Chevron, dan KDT Global Resources. Kesepakatan ini menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk meningkatkan impor energi dari AS, dalam rangka menyeimbangkan neraca perdagangan serta memperkuat posisi dalam negosiasi tarif.

Pemerintah Indonesia sebelumnya mengumumkan adanya rencana kerja sama senilai total US$34 miliar dengan sejumlah mitra asal AS. Dari jumlah itu, sekitar US$15,5 miliar direncanakan untuk impor energi—meliputi LNG, bahan bakar minyak, dan teknologi energi bersih. Inisiatif ini dinilai strategis tidak hanya dalam konteks dagang, tetapi juga untuk mendukung transisi energi nasional.

Walau nilai spesifik dari MoU yang diteken Pertamina belum dipublikasikan secara resmi, pemerintah berharap kesepakatan ini dapat menurunkan tensi perdagangan dan membuka jalan dialog yang lebih konstruktif. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mendorong peningkatan investasi dan arus perdagangan dua arah antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam jangka panjang.

Dengan waktu yang semakin sempit menuju tenggat 1 Agustus, Indonesia menempatkan diplomasi ekonomi sebagai instrumen utama untuk menjaga akses pasar, menghindari tekanan tarif, dan memastikan kelangsungan sektor ekspor yang menyerap jutaan tenaga kerja domestik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.