Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenko PMK Perluas PKG untuk Anak-Anak di Lingkungan Pendidikan

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenko PMK Perluas PKG untuk Anak-Anak di Lingkungan Pendidikan Doc: Antara
Ket. Menko PMK Pratikno (baju putih) dengan Menteri PPPA Arifah Fauzi (baju gamis hitam) saat meninjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pondok Pesantren Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (13/7).

Kediri - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) mengungkapkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) kini mulai menyasar anak-anak di sekolah hingga madrasah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengemukakan program PKG itu sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini sudah kami launching sejak Februari 2025 lalu. Pemeriksaan kesehatan ini berbasis ulang tahun dan sudah jalan. Sekarang ini masuk untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis di sekolah," katanya di sela meninjau program tersebut di Pondok Pesantren Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Minggu (13/7).

Ia menyebut, sejak program itu diresmikan sudah ada 12 juta warga yang terdata telah melakukan pemeriksaan tersebut.

Untuk program yang menyasar anak-anak tersebut mulai dilakukan Juli - Agustus 2025. Pada pekan ini yang dimulai adalah di pesantren karena sudah masuk sekolah, kemudian Sekolah Rakyat di Cibinong, Kabupaten Bogor, kemudian Cijantung, Jakarta Timur.

Selain itu, di bulan Agustus 2025 akan ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk anak-anak sekolah baik di sekolah negeri, sekolah swasta atau umum di Kementerian Pendidikan, kemudian madrasah yang berada di bawah Kementerian Agama.

Dirinya menambahkan salah satu basis untuk membangun SDM unggul adalah kesehatan, yakni kesehatan fisik. Untuk itu, deteksi dini adanya penyakit juga sangat penting dilakukan.

"Oleh karena itu dengan pemeriksaan ini. Kami harapkan deteksi dini kemungkinan adanya penyakit dan lebih dari itu pola hidup sehat, agar anak-anak menjadi SDM unggul, salah satunya adalah sehat, berakhlak mulia, cerdas, terampil, kontributif untuk masyarakat, bangsa dan negara," kata dia.

Pihaknya juga menambahkan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang menyasar anak-anak itu, nantinya akan ada peningkatan signifikan jumlah yang sudah melakukan memeriksakan diri.

"Kalau di sekolah mulai bulan Juli-Agustus. Insya Allah akan ada peningkatan signifikan jumlah warga yang sudah cek kesehatannya. Kalau sampai sekarang 12 juta warga, setelah Agustus akan ada penambahan signifikan, karena ada penambahan di pesantren, sekolah, madrasah," kata dia.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi yang juga hadir di Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kabupaten Kediri menambahkan santri adalah usia anak.

Pihaknya juga merasa punya kepentingan sebagaimana yang diinginkan oleh Presiden Prabowo Subianto, bahwa tidak boleh ada anak-anak Indonesia yang tidak sekolah, tidak boleh ada anak-anak Indonesia yang sakit dan kelaparan.

"Tiga program utama ini yang kami dukung bersama. Dan kami lihat di lapangan. Jadi, kolaborasi sinergi dan bergandengan tangan," kata dia.

Dalam kunjungannya, rombongan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu disambut oleh pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Kabupaten Kediri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.