Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vanenburg Tak Mau Dibebani Target Juara

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 07:38 WIB | Oleh:
Vanenburg Tak Mau Dibebani Target Juara Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (kanan) memberikan arahan saat sesi latihan di Stadion Madya, Komplek GBK, Senayan, Jakarta, Senin (23/6).

JAKARTA – Tim Indonesia U-23 dibebani target tinggi untuk menjuarai Piala Asean (dulu Piala AFF) U-23 2025. Namun pelatih kepala Gerald Vanenburg memilih merendah, menolak mengumbar janji manis. Dia lebih fokus membangun tim yang solid dan terus berkembang setiap hari.

Piala Asean U-23 edisi kali ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada tanggal 15–29 Juli. Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei. Sebagai tuan rumah, PSSI secara terbuka menargetkan trofi juara.

“Kami akan berusaha keras, bekerja setiap hari untuk berkembang. Tapi saya tidak akan menjanjikan angka atau hasil akhir. Itu bukan cara saya bekerja,” tegas Vanenburg, pelatih asal Belanda yang baru ditunjuk beberapa bulan lalu.

Sejak 20 Juni, Garuda Muda telah menjalani pemusatan latihan di Jakarta dengan 30 pemain. Arkhan Fikri, Dzaky Asraf, Witan Sulaeman, hingga Komang Teguh masuk dalam daftar skuad awal.

“Saya pikir tim terus naik level. Tapi yang terpenting bukan seberapa siap dalam angka. Yang penting kami menunjukkan permainan bagus di lapangan,” lanjut Vanenburg dikutip situs resmi PSSI, Kamis (10/7).

PSSI menjadikan turnamen ini sebagai bagian dari program jangka menengah untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, yang akan berlangsung 3–9 September. Indonesia tergabung dalam Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Macau.

Meski tidak mau menjanjikan gelar, PSSI berharap ajang ini dapat menjadi arena pembuktian sekaligus tolok ukur kekuatan Tim U-23 sebelum menghadapi tim-tim raksasa Asia. Pengamat sepak bola nasional, Eko Noer Kristiyanto, menilai pendekatan Vanenburg sebagai bentuk kedewasaan seorang pelatihasal Eropa.

“Vanenburg ingin pemainnya fokus pada proses, bukan hasil. Di usia muda, konsistensi dan pembentukan mental jauh lebih penting dari sekadar gelar,” ujarEko.

“Justru tekanan target juara sebaiknya datang dari federasi dan publik, bukan dari pelatih ke pemain. Ini soal manajemen ekspektasi. Kalau semua bicara piala, lalu kalah, yang tumbang mentalnya para pemain muda,” tambahnya.

Kini, dengan status tuan rumah dan target tinggi, langkah Indonesia kembali akan diuji di depan publik sendiri. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.