Tiba-Tiba Pandangan Kabur? Ini Deretan Penyebab Mata Buram yang Wajib Kamu Waspadai!
📅 Jumat, 11 Jul 2025, 18:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Health
JAKARTA - Pandangan kabur bisa datang tiba-tiba atau berkembang secara perlahan. Bisa terjadi di satu mata, bisa juga keduanya.
Kadang cuma efek sepele kayak kelelahan mata, tapi kadang juga jadi sinyal bahaya dari kondisi medis serius yang nggak boleh diabaikan.
Secara medis, penglihatan yang kabur terjadi ketika mata nggak bisa memfokuskan cahaya dengan tepat ke retina, yang bikin objek terlihat buram, kabur, bahkan terdistorsi. Ini bisa karena masalah langsung di mata, atau bisa juga karena gangguan dari kondisi tubuh secara keseluruhan.
Nah, biar nggak panik duluan dan tahu kapan harus ke dokter, yuk kenali penyebab pandangan kabur paling umum, dari yang sepele sampai yang bisa jadi darurat medis!
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Dr. Joan Miller, profesor oftalmologi di Harvard Medical School, masalah penglihatan kabur paling sering disebabkan oleh refractive errors—alias mata minus (myopia), mata plus (hyperopia), silinder (astigmatism), hingga rabun dekat karena usia alias presbyopia.
Semua kondisi ini bikin cahaya yang masuk ke mata nggak jatuh tepat di retina, sehingga hasilnya jadi gambar yang kabur. Kabar baiknya, semua ini bisa dibantu dengan kacamata, lensa kontak, atau bahkan operasi laser.
Mata Kering
Jangan remehkan mata kering. Kekurangan air mata atau terlalu cepat menguap bisa bikin mata terasa perih, merah, dan ya… kabur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ini biasanya dipicu oleh terlalu lama di depan layar, perubahan hormon, obat-obatan, atau bahkan penyakit autoimun kayak Sjogren’s syndrome. Penggunaan artificial tears, istirahat dari layar, dan humidifier bisa bantu meredakan gejalanya.
Kebanyakan Nonton Drakor? Waspadai Eye Strain
Eye strain alias kelelahan mata sering banget dialami kaum rebahan yang maraton drakor atau kerja depan laptop seharian.
Gejalanya bisa berupa pandangan buram sementara, mata kering, sampai pusing. Solusinya? Terapkan 20-20-20 rule: tiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.
Nggak banyak yang sadar, tapi beberapa obat bisa bikin pandangan jadi blur. Kalau kamu mulai ngerasa ada perubahan setelah konsumsi obat tertentu, segera konsultasi ke dokter.
Menurut Dr. Miller, pemeriksaan mata rutin penting banget buat mendeteksi penyakit mata yang bisa berkembang diam-diam tanpa gejala awal.
Katarak adalah salah satu penyebab kaburnya penglihatan yang cukup umum seiring bertambahnya usia. Lensa mata jadi keruh, bikin cahaya nggak masuk dengan optimal. Gejalanya bisa berupa penglihatan buram, sensitif terhadap cahaya, atau melihat halo di sekitar lampu.
Glaukoma, di sisi lain, adalah ‘silent thief of sight’ karena sering nggak bergejala sampai sudah parah. Penyakit ini merusak saraf optik, biasanya karena tekanan di dalam mata yang terlalu tinggi. Kalau nggak segera diobati, bisa berujung pada kebutaan permanen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!