Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengiatkan Literasi Lewat Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Mengiatkan Literasi Lewat Bimbingan Teknis Pengelola Perpustakaan Doc: Antara
Ket. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi NTT menggelar bimtek Literasi Informasi bagi pustakawan, guru, dan pegiat literasi, di Kupang, Kamis (10/7/2025).

Kupang, NTT - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) kepada 75 guru, pustakawan, dan pegiat literasi guna peningkatan literasi informasi dan kompetensi pengelolaan perpustakaan.

“Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam menemukan, mengevaluasi, serta memahami dan mengelola sumber informasi terkait perpustakaan,” kata Kepala Bidang Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Dinas Arpus Provinsi NTT Dollyres Chandra di Kupang, Kamis.

Di samping itu, bimtek juga bertujuan agar para pengelola perpustakaan di sekolah, yakni guru dan pustakawan, maupun pegiat literasi di komunitas taman baca mampu memberikan informasi yang tepat dan efektif terkait perpustakaan kepada para pengunjung.

Dalam bimtek ini, materi pertama dibawakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT tentang kemampuan menganalisis dan menyebarluaskan informasi.

Selanjutnya, materi kedua membahas penguatan literasi informasi digital untuk guru, pustakawan, dan pegiat literasi serta etika literasi digital yang disampaikan oleh narasumber pegiat literasi lokal.

“Harapannya, para peserta bisa memberikan informasi terkait penyelenggaraan, fungsi dan peran perpustakaan serta informasi lainnya secara baik dan tepat kepada para pengunjung perpustakaan,” kata Dollyres.

Sementara itu, peserta bimtek dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Uibaha Kupang Rally Marthin Bistolen menyambut positif bimtek ini karena telah membekali pengelola perpustakaan/TBM dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada anak-anak secara efektif.

“Dari sekitar 164.000 perpustakaan di Indonesia, kurang lebih baru 20.000 pengelola perpustakaan yang kompeten. Oleh karena itu, bimtek ini penting demi peningkatan kapasitas para pengelola,” katanya.

Ia berharap Dinas Arpus NTT terus menghadirkan bimtek serupa baik kepada pengelola TBM di Kota Kupang dan juga menjangkau lebih luas di wilayah NTT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.