Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SMAN 6 Kota Tangsel Disegel Warga Pamulang, Dindikbud Banten: Itu Bentuk Kekecewaan Tak Lolos SPMB

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 15:52 WIB | Oleh:
SMAN 6 Kota Tangsel Disegel Warga Pamulang, Dindikbud Banten: Itu Bentuk Kekecewaan Tak Lolos SPMB Doc: antara foto
Ket. Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman

SERANG - Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman menyatakan penyegelan akses menuju SMA Negeri 6 Kota Tangerang Selatan oleh warga Pamulang merupakan bentuk kekecewaan atas hasil seleksi sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2025.

“Sudah selesai, itu bentuk kekecewaan warga, karena sekolah itu berada di ujung kampung. Di depannya ada portal, dan itu memang spontanitas warga saja,” ujar Lukman di Kota Serang, Rabu, menanggapi aksi pemasangan portal jalan oleh warga di kawasan Pamulang Permai.

Menurut Lukman, warga merasa anak-anak mereka tidak mendapatkan tempat di SMP maupun SMA negeri di sekitar tempat tinggal, meskipun domisili mereka sangat dekat dengan sekolah. Di sekitar kawasan tersebut terdapat SMPN 4, SMPN 17, dan SMAN 6.

“Mereka kecewa karena tidak lolos masuk ke SMP, juga tidak diterima di SMA. Akhirnya satu jalur ditutup, ya dipasang portal,” kata dia.

Lukman mengklaim persoalan tersebut telah ditangani dan sembilan siswa yang tidak tertampung di SMAN 6 Tangsel telah disalurkan ke sekolah swasta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia berharap penyaluran tersebut menjadi solusi jangka pendek atas dinamika SPMB di wilayah padat penduduk.

“Di SMA Negeri 6 Tangsel itu ada sembilan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri. Mereka sudah kami salurkan ke sekolah swasta sesuai ketentuan. Insya Allah persoalan ini sudah bisa diselesaikan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Lukman menyoroti lemahnya sosialisasi mekanisme SPMB sebagai salah satu pemicu utama kekecewaan warga. Menurutnya, banyak warga sekitar sekolah tidak menerima informasi yang cukup mengenai tahapan dan sistem zonasi.

“Banyak warga yang merasa tidak diundang sosialisasi, hanya sebagian kecil yang tahu. Informasi tidak tersampaikan secara menyeluruh, sehingga muncul asumsi dan kekecewaan. Ini akan menjadi catatan penting kami ke depan,” ucapnya.

Dindikbud Banten, kata Lukman, akan melakukan evaluasi secara menyeluruh atas proses SPMB, baik di tingkat dinas, Kantor Cabang Dinas (KCD), maupun internal sekolah. Komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat akan menjadi prioritas pembenahan tahun depan.

“Ke depan, komunikasi dan koordinasi dari kami ke sekolah, dari sekolah ke masyarakat harus lebih baik lagi. Sosialisasi juga harus lebih masif, khususnya di wilayah sekitar sekolah,” kata dia.

Sebelumnya, warga RW 10 di Pamulang Barat, Tangerang Selatan, menutup akses pintu masuk SMAN 6 Kota Tangsel pada Kamis (4/7) sebagai protes terhadap pelaksanaan SPMB 2025 jalur domisili. Meskipun lokasi tempat tinggal mereka dekat dengan sekolah, anak-anak mereka tidak diterima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.