Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Sarankan Warga yang Akan Ikut CKG Punya BPJS Kesehatan Aktif

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 19:08 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Sarankan Warga yang Akan Ikut CKG Punya BPJS Kesehatan Aktif Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Pasien menanyakan informasi obat-obatan kepada apoteker di layanan farmasi Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi menyarankan warga Jakarta yang mau mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif agar dapat ditata laksana juga secara gratis.

"Diharapkan tidak berhenti sampai pemeriksaan," ujar Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni, di Jakarta, Rabu (9/7).

Kalau ada hal-hal yang harus ditata laksana bisa sampai ke fasilitas kesehatan rujukan. "Artinya siapkan juga BPJS yang masih aktif supaya nanti pelayanan selanjutnya juga bisa gratis," katanya.

Dia dalam acara bertema "Dapatkan Cek Kesehatan Gratis untuk Semua!" mengatakan, CKG bisa dilakukan setahun sekali sebagai upaya mendeteksi masalah kesehatan dini.

"Namanya skrining tidak setiap bulan, jadi minimal untuk saat ini pemerintah meng-'cover' untuk skrining itu satu tahun sekali. Ketika sudah mendapatkan CKG, sesuai dengan usianya, tidak bisa lagi diulang di tahun yang sama," kata Sri.

Warga bisa menentukan tanggal kedatangan melalui aplikasi "Satu Sehat Mobile", langsung datang ke puskes6mas atau mengirimkan pesan WhatsApp ke Kementerian Kesehatan di 081278878812. 

"WA ke Kementerian Kesehatan, kemudian mengetik 'Kado' dan nanti akan dipandu dari situ. Dan bisa juga langsung datang ke puskesmas, ada 44 Puskesmas di tingkat kecamatan. Dan yang perlu dibawa hanya KTP," ujar Sri.

Lalu, warga Jakarta yang enggan melakukan CKG sendirian bisa memanfaatkan CKG komunitas dengan mengirimkan surat pada Puskesmas atau Dinas Kesehatan.

Dinas Kesehatan DKI juga membuka peluang bekerjasama dengan kantor-kantor swasta untuk melaksanakan CKG. Biasanya, kantor-kantor tersebut sudah memiliki klinik dan tim dari puskesmas dapat membantu dari sisi logistik, pemeriksaan dan tenaga kesehatan.

Adapun CKG diluncurkan secara resmi oleh Kementerian Kesehatan pada 10 Februari 2025 untuk membantu masyarakat mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.

Hingga Maret 2025, program CKG telah diikuti 15.487 orang di Jakarta dari berbagai kelompok warga mulai dari bayi hingga lansia. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan sebanyak 9,2 juta warga bisa mengikuti CKG selama tahun 2025. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Mebel dan Kerajinan Ditargetkan Meningkat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Ekspor Mebel dan Kerajinan ...

Jamu Didorong Menembus Pasar Global

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Jamu Didorong Menembus Pasa...

Perkembangan Investasi Pusat Data di Batam

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.