Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Tanjungpinang: Kuota BPJS Kesehatan PBI Masih Tersisa 3.041

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Tanjungpinang: Kuota BPJS Kesehatan PBI Masih Tersisa 3.041 Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang Rustam.

TANJUNGPINANG – Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebut kuota bantuan program BPJS Kesehatan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) masih tersisa untuk 3.041 warga kurang mampu.

Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam mengimbau masyarakat kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan agar segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai melalui APBD pemkot setempat.

“Warga tidak mampu bisa mendaftar langsung ke Dinkes atau melalui kelurahan secara kolektif. Pendaftaran dibuka hingga 18 Juli 2025, dengan syarat-syarat yang harus dilengkapi,” katanya di Tanjungpinang, Rabu (9/7).

Adapun persyaratannya, kata Rustam, meliputi fotokopi KTP dan kartu keluarga, surat keterangan tidak mampu dari kelurahan, serta rekomendasi dari Dinas Sosial.

Ia menjelaskan skema bantuan ini ditujukan bagi warga yang belum pernah menjadi peserta BPJS, anggota keluarga yang belum terdaftar meski berada dalam satu kartu keluarga, maupun eks peserta PBI Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang telah dinonaktifkan.

"Dinas Sosial akan terlebih dahulu mengupayakan reaktivasi bagi peserta PBI JK yang nonaktif. Bila tidak memungkinkan, data mereka akan diajukan kembali melalui skema pembiayaan APBD," ungkapnya.

Rustam melanjutkan, agar program ini tepat sasaran pihak kecamatan dan kelurahan diminta aktif menyisir data warga tidak mampu di wilayah masing-masing, dengan melibatkan ketua RT dan RW. Langkah ini penting agar tidak ada warga kurang mampu yang terlewat dari pendataan.

Jika hingga batas waktu kuota belum terpenuhi, lanjutnya, maka peserta BPJS mandiri kelas III yang menunggak lebih dari enam bulan dan tergolong tidak mampu juga dapat diusulkan untuk menerima bantuan, setelah melalui proses verifikasi.

“Kami akan prioritaskan warga yang benar-benar tidak mampu agar bisa mendapat akses layanan kesehatan yang layak,” demikian Rustam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Mebel dan Kerajinan Ditargetkan Meningkat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Ekspor Mebel dan Kerajinan ...

Jamu Didorong Menembus Pasar Global

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Jamu Didorong Menembus Pasa...

Perkembangan Investasi Pusat Data di Batam

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.