Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Dapat Dana Fantastis, Jangan Sampai Hanya Seremoni

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sekolah Rakyat Dapat Dana Fantastis, Jangan Sampai Hanya Seremoni Doc: istimewa
Ket. Pengelolaan APBN - Sekolah Rakyat Dapat Suntikan Dana Triliunan

JAKARTA – Komisi VIII DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar 1,19 triliun rupiah untuk Kementerian Sosial (Kemensos) guna mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat tahap pertama. Persetujuan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (7/7), yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang.

Sebelumnya, pagu anggaran Kemensos yang semula 79 rupiah triliun direvisi menjadi 78 triliun rupiah. Namun, setelah penambahan dana untuk Sekolah Rakyat, total anggaran Kemensos kembali naik menjadi 79,19 triliun rupiah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa anggaran Sekolah Rakyat telah mendapatkan restu dari Kementerian Keuangan dan Bappenas. “Alhamdulillah, usulan kami untuk Sekolah Rakyat telah dibahas dan disetujui. Komisi VIII pun telah menyetujui dalam rapat ini,” ujar Gus Ipul.

Adapun tambahan anggaran sebesar 1,19 triliun rupiah itu dialokasikan untuk berbagai kebutuhan program Sekolah Rakyat, mulai dari pengembangan kurikulum hingga gaaji, tunjangan kinerja, dan tunjangan profesi guru.

Adapun pada tahap pertama Sekolah Rakyat akan dilaksanakan di 100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia, dengan 63 lokasi telah siap beroperasi dan 37 lainnya masih dalam proses finalisasi renovasi. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada 14 Juli 2025.

Pada tahap awal, sekolah akan menampung 256 rombongan belajar dengan total 6.300 siswa. Apabila seluruh lokasi rampung, kapasitas penerimaan bisa meningkat hingga 9.750 siswa.

Kemensos telah merekrut 1.545 guru dan 3.390 tenaga kependidikan melalui proses seleksi ketat. Seluruh kegiatan pembelajaran sementara akan berlangsung di gedung sementara hingga infrastruktur permanen selesai dibangun.

Untuk tahap kedua, Kemensos mengusulkan 202 lokasi baru yang kini tengah disurvei oleh badan usaha mitra. Ditargetkan, 100 lokasi tambahan akan disiapkan guna menampung sekitar 10.000 siswa baru pada akhir 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.