Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keajaiban Teknologi, Pasangan di New York Hamil Setelah 18 Tahun Berkat AI

📅 Senin, 07 Jul 2025, 09:00 WIB | Oleh:
Keajaiban Teknologi, Pasangan di New York Hamil Setelah 18 Tahun Berkat AI Doc: nypost.com

Jakarta - Setelah 18 tahun berjuang, pasangan di New York akhirnya dikaruniai anak pertama mereka berkat bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kehamilan ini menjadi bukti nyata bagaimana inovasi medis dapat mengatasi tantangan kesuburan yang sebelumnya dianggap mustahil.

Azoospermia: Tantangan Berat dalam Reproduksi
Sang suami didiagnosis dengan azoospermia, kondisi medis di mana tidak ada sperma yang terdeteksi dalam air mani. Biasanya, diagnosis ini mengarah pada dua opsi: donor sperma atau prosedur bedah invasif yang menyakitkan dan belum tentu berhasil. Namun, pasangan ini memilih untuk terus berjuang.

STAR: Teknologi AI yang Mengubah Segalanya
Di tengah keputusasaan, mereka menemukan harapan melalui STAR (Sperm Tracking and Recovery), sistem inovatif yang dikembangkan oleh Columbia University Fertility Center. Sistem ini menggunakan kombinasi AI, pemindaian mikrofluidik, dan robotika untuk mendeteksi dan mengekstraksi sperma dari sampel yang sebelumnya dianggap tidak mengandung sperma. Dalam uji coba, STAR berhasil menemukan 44 sperma dalam satu jam, sementara metode manual sebelumnya gagal dalam dua hari.

Keberhasilan Pertama: Kisah Rosie
Pasangan yang menggunakan nama samaran "Rosie" menjadi yang pertama berhasil hamil melalui teknologi STAR. Setelah 15 kali percobaan IVF yang gagal, mereka mencoba STAR pada Maret 2025. Dalam dua jam, tiga sperma sehat ditemukan dan digunakan untuk membuahi sel telur Rosie. Beberapa hari kemudian, embrio ditanamkan ke dalam rahimnya, dan kini, lima bulan kemudian, Rosie tengah hamil. Putra pertama mereka dijadwalkan lahir pada Desember mendatang.

Masa Depan Reproduksi Berkat AI
Meskipun menjanjikan, beberapa ahli tetap berhati-hati. Dr. Robert Brannigan dari American Society for Reproductive Medicine menyatakan bahwa teknologi ini menarik, namun perlu lebih banyak data dan evaluasi jangka panjang. Namun, langkah ini disebut sebagai "game-changer" yang dapat menghindarkan banyak pria dari prosedur invasif.

Keberhasilan pasangan ini menunjukkan bahwa dengan bantuan teknologi, impian untuk memiliki anak bukan lagi sekadar harapan. Inovasi seperti STAR membuka peluang baru bagi pasangan yang menghadapi tantangan kesuburan, memberikan harapan baru bagi mereka yang telah lama menanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.