Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rutan Lubuk Sikaping Luncurkan Inovasi Kacang Rendang dalam Kemasan

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rutan Lubuk Sikaping Luncurkan Inovasi Kacang Rendang dalam Kemasan Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping Resman Hanafi saat menunjukan produk kacang randang DangRes hasil olahan warga binaan setempat, Minggu (6/7/2025).

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, berinovasi membuat pengolahan kacang rendang dalam kemasan hasil penanaman warga binaan sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan.

Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping Resman Hanafi, di Lubuk Sikaping, Minggu, mengatakan inovasi pengolahan produk UMKM olahan kacang tanah unggulan itu bernama Kacang DangRes atau kacang rendang rasa enak dan super.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam mendukung Astacita Presiden RI melalui program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang berfokus pada penguatan dan pendayagunaan warga binaan pemasyarakatan dalam menghasilkan produk UMKM.

"Kacang rendang yang menjadi ikon baru produk UMKM rutan ini diolah langsung oleh warga binaan pemasyarakatan menggunakan bahan dasar kacang tanah hasil budi daya mereka sendiri. Sebagai bagian dari program ketahanan pangan," ujarnya.

Proses pengolahan dilakukan secara sistematis, dimulai dari penjemuran untuk mengurangi kadar air, pemilahan kacang terbaik, pengolahan dengan bumbu khas rendang, hingga pengemasan yang rapi dan menarik.

"Kami mendampingi langsung jalannya kegiatan bersama para petugas, sebagai bentuk dukungan terhadap keterlibatan aktif warga binaan dalam program pemberdayaan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan jiwa wirausaha dan kesiapan mental untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat," katanya pula.

Bagi warga binaan yang terlibat aktif dalam produksi Kacang DangRes juga mendapatkan premi sesuai kontribusi dari hasil penjualan.

"Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi dalam proses pembinaan. Dengan kemasan menarik dan cita rasa khas, Kacang DangRes diharapkan mampu bersaing di pasar UMKM lokal maupun lebih luas sebagai buah karya dari balik jeruji yang penuh semangat perubahan," katanya lagi.

Launching perdana ini, kata dia, menghasilkan 200 bungkus kacang rendang DangRes dengan harga Rp5.000 per bungkus.

"Kacang rendang ini dibuat dari olahan kacang tanah secara tradisional tanpa pengawet dari hasil panen kacang yang dilakukan beberapa hari yang lalu. Kacang siap diluncurkan dengan brand Kacang DangRes. Kacang rendang enak dan super," katanya pula.

Produk UMKM kacang rendang ini merupakan salah satu contoh program hilirisasi produk hingga bisa dijual dalam bentuk kemasan.

"Awalnya warga binaan memanfaatkan lahan kosong pekarangan untuk menanam kacang tanah sebagai wujud dukungan program ketahanan pangan. Namun hanya bisa menjual dalam bentuk kacang mentah. Makanya kami lakukan inovasi agar jadi lebih bernilai dalam bentuk kemasan," katanya.

Pihaknya juga sudah melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman dalam rangka menjajaki peluang kerja sama dan legalitas produk unggulan hasil karya warga binaan pemasyarakatan.

"Pentingnya penguatan sinergi lintas instansi demi membuka jalan legalitas dan perizinan produk WBP agar dapat bersaing secara lebih luas di pasar. Upaya ini tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi reintegrasi sosial WBP ke masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Megapolitan
IQAir: Indeks Kualitas Udar...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.