Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kembangkan Teknologi Deep Space, Tiongkok Bakal Luncurkan IDSEA

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 19:22 WIB | Oleh:
Kembangkan Teknologi Deep Space, Tiongkok Bakal Luncurkan IDSEA Doc: Xinhua
Ket. Wahana antariksa Chang'e-5. Meskipun terlambat dalam hal eksplorasi luar angkasa, Tiongkok dengan cepat menjadi pemain penting di bidang ini seraya menunjukkan komitmennya untuk bekerja sama dengan negara-negara lain.

HEFEI - Tiongkok akan secara resmi meluncurkan Asosiasi Eksplorasi Luar Angkasa Dalam Internasional (International Deep Space Exploration Association/IDSEA) pada Senin (7/7) mendatang, dengan tujuan khusus untuk mendukung negara-negara berkembang lainnya dalam mengembangkan teknologi deep space.

Berpusat di Hefei, Provinsi Anhui, asosiasi tersebut akan menjadi organisasi akademis internasional pertama Tiongkok dalam bidang kedirgantaraan, yang memanfaatkan ketertarikan global yang semakin besar terhadap misi eksplorasi Bulan dan Mars Tiongkok.

IDSEA akan berfokus pada studi luar angkasa dalam, yang mencakup misi ke Bulan, planet-planet lain, dan asteroid, serta mendorong kerja sama internasional, menurut Laboratorium Eksplorasi Luar Angkasa Dalam yang berbasis di Hefei, satu dari lima penggagas asosiasi tersebut.

Wang Zhongmin, direktur pusat kerja sama internasional di laboratorium tersebut, mengatakan bahwa IDSEA menargetkan untuk menjadi platform akademis inklusif yang akan membawa keuntungan khususnya bagi negara-negara berkembang.

"Kami berharap dapat melibatkan sebanyak mungkin negara berkembang, dan dengan memulai program-program kecil namun berdampak, seperti desain CubeSat dan pelatihan ilmuwan, kami berharap dapat memungkinkan negara-negara ini untuk mengakses teknologi antariksa mutakhir yang dahulu tampak jauh di luar jangkauan mereka," tutur Wang.

Eksplorasi luar angkasa dalam sudah lama hanya terjangkau oleh segelintir negara karena tingginya modal, teknologi, dan talenta yang dibutuhkan. "Sebagian besar negara mungkin melihat adanya monopoli teknologi. Teknologi luar angkasa dalam harus keluar dari lingkaran kecil itu untuk memberi manfaat bagi seluruh umat manusia," kata Wang.

Meskipun terlambat dalam hal eksplorasi luar angkasa, Tiongkok dengan cepat menjadi pemain penting di bidang ini seraya menunjukkan komitmennya untuk bekerja sama dengan negara-negara lain.

Pada April lalu, Tiongkok mengumumkan bahwa tujuh institusi dari enam negara, yakni Prancis, Jerman, Jepang, Pakistan, Inggris, dan Amerika Serikat, telah diizinkan meminjam sampel Bulan yang diambil oleh misi Chang'e-5 China untuk penelitian ilmiah.

Tiongkok juga mengundang para mitra global untuk berpartisipasi dalam misi Mars-nya. Tiongkok berencana meluncurkan misi pengambilan sampel Mars Tianwen-3 pada sekitar tahun 2028, dengan tujuan ilmiah utama dari misi tersebut adalah untuk mencari tanda-tanda kehidupan di Mars.

Pengambilan sampel dari Mars, yang pertama dalam sejarah manusia, dianggap sebagai misi eksplorasi antariksa yang paling menantang dari segi teknis sejak program Apollo. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.