Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Cuaca Berkabut Selimuti Kota Palembang, BMKG Imbau Warga Waspadai Jarak Pandang

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 20:27 WIB | Oleh:
Cuaca Berkabut Selimuti Kota Palembang, BMKG Imbau Warga Waspadai Jarak Pandang Doc: ANTARA/ M Imam Pramana
Ket. Jembatan Ampera Palembang, berkabut, pagi ini, Selasa (1/7).

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau warga Kota Palembang untuk mewaspadai cuaca berkabut dengan jarak pandang mendatar terendah di bawah 1.500 meter.

Kepala Unit Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang Sinta Andayani dikonfirmasi di Palembang, Selasa (1/7), mengatakan kekaburan udara yang terjadi di pagi hari ini dipicu oleh kelembaban udara tinggi 99 persen sehingga membentuk kabut tipis (Mist).

Kondisi kabut tersebut juga bercampur partikel kering atau polusi di Kota Palembang sehingga semakin padat dan menurunkan jarak pandang.

Adapun berdasarkan data pengamatan cuaca di bandara untuk jarak pandang terendah 1500 meter. Namun untuk jarak pandang di kota yang padat pemukiman bisa jadi lebih rendah karena partikel kering atau polusi yang lebih tinggi.

"Pengamatan cuaca di bandara untuk jarak pandang terendah 1500 meter. Namun untuk jarak pandang di kota yang padat pemukiman bisa jadi lebih rendah karena partikel kering atau polusi yang lebih tinggi," jelasnya.

Menurutnya kabut itu adalah uap air yang menjadi titik-titik air kemudian memadat dan melayang-layang di permukaan tanah.

Fenomena ini biasanya terjadi menjelang pagi hari karena kelembaban udara tinggi mendekati jenuh dengan suhu udara yang rendah di permukaan. Terkadang kabut bisa dipicu oleh hujan di malam hari atau sebelumnya yang menyebabkan suhu udara turun dan lembab di pagi hari.

Biasanya seiring dengan terbitnya matahari di pagi hari kabut berangsur menghilang karena suhu udara perlahan naik dan kelembaban udara menurun.

"Kabut yang tebal dapat mempengaruhi jarak pandang sehingga perlu diwaspadai ketika beraktifitas terutama pada transportasi darat pada saat berkendara, transportasi udara pada saat take off dan landing pesawat, dan juga transportasi air terhadap kapal-kapal yang lalu lalang," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Seluruh Penumpang KMP Batum...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.