Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Viral Dulu, Substansi Belakangan! 3 Risiko Punya Pemimpin Politik Kreator Konten

📅 Senin, 30 Jun 2025, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Generasi muda harus kritis

Di tengah maraknya politikus yang tampil sebagai kreator konten media sosial dengan gaya populis, publik terutama generasi muda perlu tetap kritis.

Visual menarik dan pendekatan dengan gaya santai terbukti lebih memikat. Namun, penting untuk mempertanyakan apakah pesan itu inklusif, berbasis data empiris, dan berpihak pada kepentingan publik.

Perkembangan media sosial dengan segala fiturnya berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan dengan standar etika dalam komunikasi publik. Oleh karena itu, audiens muda harus membiasakan diri berpikir reflektif dan tidak mudah terbawa arus tren viral.

Alih-alih hanya menyimak mereka yang mendominasi lini masa, biasakan untuk mempertanyakan gagasan, mengkritisi kebijakan, dan mempertimbangkan dampaknya bagi semua lapisan masyarakat.The Conversation

Mohammad Syaban, Doctoral Researcher on Digital Politics in Southeast Asia, Kyoto University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.