Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program MBG Tingkatkan Pemahaman Anak tentang Pangan Lokal

📅 Senin, 30 Jun 2025, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program MBG Tingkatkan Pemahaman Anak tentang Pangan Lokal Doc: Antara
Ket. Sejumlah siswa berdoa sebelum memulai menyantap makanan saat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 4, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Aceh, beberapa waktu lalu.

akarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil meningkatkan pengetahuan anak tentang pangan lokal, salah satunya di SD Negeri 50, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

"Penelitian di Aceh, di salah satu SD Negeri 50 Kecamatan Banda Raya, dengan jumlah sampel sebanyak 90 siswa menunjukkan data yang menggembirakan. Pertama, siswa lebih mengenal beragam bahan pangan lokal," kata Pakar Gizi BGN Ikeu Tanziha dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin (30/6).

Menurutnya, dengan pengenalan bahan pangan lokal kepada siswa, maka dapat meningkatkan preferensi siswa terhadap bahan pangan yang ada di sekitar dan mengurangi pembelian atau konsumsi makanan impor.

"Kemudian, siswa lebih mengenal variasi menu dan olahan makanan sehat. Pengenalan ini tentu saja diharapkan dapat mengubah perilaku konsumsi siswa menjadi makanan yang lebih sehat dan bergizi," ujar dia.

Menurutnya, ketika siswa mulai memahami bentuk penyajian makanan bergizi seimbang, maka edukasi tentang makanan bergizi sudah menghasilkan dampak positif, setidaknya untuk mengedukasi keluarga di rumah.

"Diharapkan bahwa siswa tersebut menjadi agen perubahan dan tentu saja siswa itulah yang akan menginformasikan makanan gizi seimbang pada keluarga, sehingga di keluarga tersebut konsumsinya juga bergizi seimbang, sehat, dan aman," ucap IKeu Tanziha.

Ikeu juga mengemukakan jika dilihat dari hasil pengukuran indeks massa tubuh berdasarkan usia di Provinsi Aceh dari 90 anak yang diteliti tersebut, terjadi peningkatan rata-rata skor dari 0,01 menjadi 0,03, yang menunjukkan pergeseran positif status gizi anak setelah intervensi MBG.

"Program MBG di sekolah bukan hanya soal memberi makan, melainkan dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul Indonesia Emas 2045. Untuk itu pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi, media, dan seluruh keluarga di Indonesia, kami harapkan terus mendukung kelanjutan dan penyempurnaan program ini dengan kolaborasi yang kuat," tutur Ikeu Tanziha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.