Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Burung Cenderawasih, Eksotika Bukit Issoy yang Kini Kian Terancam Kepunahan

📅 Senin, 30 Jun 2025, 17:45 WIB | Oleh:

Menurut dia, apa yang dilakukan masyarakat di Nimbokrang, khususnya di Rhepang Muaib, harus didukung semua pihak. Tanpa dukungan maksimal dalam menjaga habitatnya, maka bukan hanya hutan yang hilang, tapi juga burung-burung langka tersebut juga pasti punah.

Perambahan hutan atau pembukaan lahan yang disertai pengalihan fungsi lahan dapat menyebabkan punahnya habitat tersebut. Edoward sangat berharap keberadaan ekowisata burung cenderawasih di Nimbokrang dapat menjadi model pengelolaan biodiversitas berbasis masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.

Karena itulah ke depan perlu ada penguatan kapasitas masyarakat lokal sebagai pelaku utama ekowisata melalui pelatihan, penyuluhan, dan pemberdayaan ekonomi. Juga perlu adanyapengembangan regulasi ekowisata yang ketat dan beretika, termasuk kuota kunjungan, waktu kunjungan, dan jarak pandang pengamatan untuk melindungi habitat dan perilaku satwa liar.

Integrasi dengan riset ilmiah dan pendidikan menjadikan ekowisata sebagai laboratorium lapangan untuk penelitian burung cenderawasih dan pelestarian habitat hutan tropis Papua.

Selain itu juga perlu penciptaan insentif konservasi agar manfaat ekonomi langsung terasa oleh masyarakat lokal sebagai kompensasi terhadap praktik menjaga hutan dan tidak berburu satwa liar.

"Dengan pendekatan yang tepat, ekowisata ini dapat menjadi pilar pembangunan berkelanjutan yang menghormati budaya lokal, menjaga warisan alam Papua, serta memperkuat posisi Indonesia dalam konservasi global," kata Edoward Krisson Raunsay yang mengajar di FKIP Universitas Cenderawasih di Abepura, Kota Jayapura.

Selain di Rhepang Muaib ada beberapa lokasi untuk menyaksikan kepakan sayap burung cenderawasih beserta kicauannya yakni di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Memang ada beberapa lokasi yang bisa dikembangkan menjadi ekowisata seperti halnya yang dilakukan di Rhepang Muaib sehingga selain menjaga habitat burung cenderawasih juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan keberadaan ekowisata di Issyo Hills selain dapat menjaga ekosistem burung cenderawasih beserta hutannya juga memberikan pendapatan kepada masyarakat di sekitarnya," kata Edoward Krisson Raunsay yang mengaku sudah pernah berkunjung ke kawasan itu bersama mahasiswa FKIP Uncen untuk meneliti tentang burung cenderawasih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.