Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1 dari 3 Kaum Muda Rentan Kena Gangguan Mental, Tapi Kenapa Sedikit yang ke Psikolog?

📅 Senin, 30 Jun 2025, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Beberapa kaum muda merasa malu untuk mengakses layanan mental. Hal ini disebabkan oleh pemahaman keliru mengenai stereotip negatif terhadap orang dengan gangguan mental, seperti dianggap lemah, berbeda, dan kurang kontrol diri.

3. Akses layanan mental terbatas

Keterbatasan akses layanan kesehatan mental turut memengaruhi keputusan kaum muda dalam mencari pengobatan. Minimnya informasi layanan kesehatan mental, keterbatasan ketersediaan tenaga profesional (terutama di daerah kecil dan pedesaan), lokasi yang jauh dan mahal, serta waktu tunggu terlalu lama, bisa mengurangi keinginan mereka untuk mencari pertolongan.

4. Respons negatif tenaga kesehatan

Respons negatif dari tenaga kesehatan bisa menyebabkan kaum muda menunda atau berhenti berobat. Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang melibatkan 90 kaum muda dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Papua.

Riset tersebut mengambil responden yang mengalami depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar. Saat hendak berobat, salah seorang responden yang enggan disebutkan namanya mengaku menemukan banyak tenaga kesehatan (nakes) yang belum memahami kesehatan mental.

“Saya dianggap orang gila ketika meminta surat rujukan ke fasilitas kesehatan pertama. Pun saat dirawat di rumah sakit, nakes menghujat dan meremehkan gejala depresi yang saya rasakan.”

Seorang responden lain yang juga peserta BPJS Kesehatan bahkan mengaku kesulitan memperoleh rujukan untuk mendapatkan layanan psikiater di rumah sakit.

“Setelah dua kali ditolak, dokter umum di puskesmas akhirnya memberikan surat rujukan saat saya menunjukkan bekas luka akibat melukai diri sendiri. Apakah saya harus mati dulu, baru mereka percaya bahwa saya sangat tertekan?”

Respons negatif nakes berbahaya karena berisiko memperberat gejala gangguan mental pasien, serta meningkatkan kecenderungan menyakiti diri sendiri, hingga percobaan bunuh diri.

4. Mahalnya biaya terapi non-BPJS

Pelayanan kesehatan mental tergolong mahal, khususnya jika kaum muda tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Konsultasi psikologis di rumah sakit pemerintah berkisar antara Rp100 ribu-Rp500 ribu tergantung daerahnya. Adapun konsultasi kesehatan mental di klinik ataupun rumah sakit swasta berkisar Rp300 ribu-Rp1 juta.

Keanggotaan BPJS Kesehatan sangat penting untuk menjamin berbagai macam terapi kesehatan mental kaum muda secara gratis.

Pentingnya jaga kesehatan mental

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.