Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Enam Warga AS Ditahan karena Mencoba Mengirim Beras, Alkitab, dan Uang Dolar ke Korea Utara

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Enam Warga AS Ditahan karena Mencoba Mengirim Beras, Alkitab, dan Uang Dolar ke Korea Utara Doc: Istimewa
Ket. Paku anti-pendaratan yang dipasang oleh militer Korea Selatan terlihat saat air surut di sebuah pantai. Enam warga negara AS ditahan di Korea Selatan dekat daerah perbatasan terlarang dengan Korea Utara.

SEOUL - Pihak berwenang Korea Selatan baru-baru ini menahan enam warga negara Amerika Serikat yang berupaya mengirim sekitar 1.300 botol plastik berisi beras, uang dolar AS, dan Alkitab ke Korea Utara melalui laut, menurut laporan berita.

Tersangka AS ditangkap pada dini hari Jumat pagi setelah mereka tertangkap saat mencoba melepaskan botol-botol tersebut ke laut dari Pulau Gwanghwa, dekat daerah perbatasan garis depan yang dibatasi dengan Korea Utara, kantor berita resmi Korea Selatan Yonhap melaporkan.

Dari  Al Jazeera, keenam orang tersebut ditahan setelah satuan militer pantai yang menjaga daerah tersebut melaporkan mereka ke polisi. Daerah yang dimaksud dibatasi untuk umum setelah ditetapkan sebagai zona bahaya pada bulan November karena letaknya yang dekat dengan utara.

Aktivis yang mengapungkan botol plastik atau menerbangkan balon melintasi perbatasan Korea Selatan dengan Korea Utara telah lama menyebabkan ketegangan di Semenanjung Korea.

Perintah administratif yang melarang peluncuran propaganda anti-Pyongyang ke arah utara sudah berlaku di wilayah tersebut, menurut Yonhap.

Pada tanggal 14 Juni, polisi menahan seorang aktivis karena diduga menerbangkan balon menuju Korea Utara dari Pulau Gwanghwa.

Dua polisi Korea Selatan mengonfirmasi penahanan keenam orang tersebut kepada kantor berita The Associated Press tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pada tahun 2023, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan membatalkan undang-undang tahun 2020 yang mengkriminalisasi pengiriman selebaran dan barang-barang lainnya ke Korea Utara, dengan menyebutnya sebagai pembatasan yang berlebihan terhadap kebebasan berbicara.

Namun, sejak menjabat pada awal Juni, pemerintahan liberal baru Presiden Lee Jae-myung berupaya untuk menindak tegas kampanye sipil tersebut dengan undang-undang terkait keselamatan lainnya guna menghindari meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara dan meningkatkan keselamatan penduduk garis depan Korea Selatan.

Lee menjabat dengan janji untuk memulai kembali perundingan yang telah lama tertunda dengan Korea Utara dan membangun perdamaian di Semenanjung Korea. Pemerintahannya telah menghentikan siaran propaganda anti-Pyongyang melalui pengeras suara di garis depan, dan siaran serupa dari Korea Utara tidak pernah terdengar lagi di kota-kota garis depan Korea Selatan sejak saat itu.

Masih belum jelas apakah Korea Utara akan menanggapi sikap damai Lee setelah tahun lalu negara itu berjanji untuk memutuskan hubungan dengan Korea Selatan dan mengabaikan tujuan reunifikasi Korea secara damai.

Pembicaraan resmi antara kedua Korea telah terhenti sejak 2019, ketika diplomasi yang dipimpin AS mengenai denuklirisasi Korea Utara gagal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.