Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan Mendalam The Guardian: Program Nuklir Iran adalah Simbol Identitas dan Perlawanan

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 21:10 WIB | Oleh:
Laporan Mendalam The Guardian: Program Nuklir Iran adalah Simbol Identitas dan Perlawanan Doc: Dok. AFP

JAKARTA – Program nuklir Iran bukan sekadar ambisi teknologi, tetapi telah menjadi simbol kebanggaan nasional dan perlawanan terhadap dominasi asing. Dalam laporan mendalam The Guardian edisi Selasa (24/6), ditegaskan bahwa bagi Iran, pengayaan uranium mencerminkan kemerdekaan dan hak menentukan masa depan sendiri, terutama setelah sejarah panjang eksploitasi oleh Inggris dan Amerika.

Akar identitas ini ditanam sejak Revolusi Iran 1979, ketika Ayatollah Khomeini menegaskan prinsip “kemerdekaan” sebagai dasar revolusi, sejajar dengan Islam dan demokrasi. Hak memperkaya uranium kemudian menjadi lambang kedaulatan, terutama setelah Iran merasa dikhianati oleh penarikan sepihak AS dari kesepakatan nuklir JCPOA pada 2018.

Meski Barat menilai langkah Iran sebagai upaya terselubung membangun bom nuklir, pemimpin tertinggi Iran telah mengeluarkan fatwa melarang senjata nuklir. Namun, fakta bahwa Iran telah memperkaya uranium hingga 60%—jauh di atas ambang batas energi sipil—membuat kekhawatiran terus meningkat.

Program nuklir Iran sendiri awalnya dibentuk oleh AS dan Inggris pada masa Shah sebagai proyek energi damai. Namun setelah Revolusi, program ini sempat dihentikan lalu dihidupkan kembali atas dorongan nasionalisme dan kebutuhan energi. Perang Iran–Irak serta isolasi internasional turut memperkuat dorongan mengembangkan teknologi ini sebagai bentuk pencegahan.

Pada 2002, terungkap dua fasilitas pengayaan rahasia Iran yang memicu krisis global. Meski Iran berdalih fasilitas itu belum aktif dan berada dalam hak NPT, tekanan dunia internasional terus meningkat hingga Iran sempat menangguhkan pengayaan pada 2004 sebelum kembali mengaktifkannya.

The Guardian menyimpulkan bahwa meskipun Iran membayar harga ekonomi dan politik yang mahal, program nuklir tetap dipertahankan sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional. “Ini bukan semata soal bom, tapi tentang martabat, sejarah, dan tempat Iran di dunia,” tulis laporan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.